poskomalut.com
baner header

Pemuda Muhammadiyah Halut Minta Orang Tua Jauhkan Anak Dari Lem Ehabond

TOBELO-PM.com, Maraknya para remaja yang mengkonsumsi lem Ehabond di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) mendapat perhatian dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PM) Kabupaten Halut.

Salah satu organisasi otom Muhammadiyah itu, meminta para orang tua wajib memberikan larangan keras terhadap anak mereka untuk berhenti mengkonsumsi lem ehabond. Jika hal ini tidak dihentikan akan merusak masa depan anak anak remaja. Tak hanya itu, bahkan bisa berdampak pada generasi bangsa ke depan. “Lem ini, dapat merusak saraf dan otak para anak anak remaja jika sering mengkonsumsi, dan ini akan berpengaruh pada moral dan etika generasi kedepan, bahkan akan semakin tinggi tingkat kriminal ditingkat remaja,” pinta Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Halut Isra Haruna, Sabtu (25/01/2020).
Menurut Ia, bahan lem Ehabond tersebut bisa membuat kecanduan bagi anak remaja yang sering menghirup lem tersebut. Bukan hanya itu, bahkan dapat membuat otak dan saraf anak anak remaja bisa rusak karena lem tersebut. Efek dari konsumsi lem itu, dapat membuat anak anak mabuk, dan dapat memicu pada tindakan kriminal seperti tauwuran, pemerkosaan, dan pencurian. “Lem ini jika semakin dikonsumsi akan terasa efek samping dikemudian hari, dan ini kedepan akan terjadi generasi pembangkang, bahkan saat ini para remaja tidak lagi mendengar nasihat orang tua,” kata Isra.
Ia menegaskan, pihak Pemda sudah harus mengesahkan Perda tentang larangan penjualan lem ehabond, dan konsumsi lem tersebut guna mencegah kerusakan moral dan masa depan para remaja. Para Orang tua, Sekolah, dan aparat kepolisian serta Pemda agar bergerak untuk memberantas tempat tempat remaja yang sering mengkonsumsi lem ehabond. “Kami berharap semua elemen gerakan dan instansi terkait untuk mulai bergerak mensosialisasikan ke sekolah sekolah agar para remaja yang masih duduk dibangku SMP dan SMA bisa memahami akan bahaya mengkonsumsi lem tersebut,” tuturnya.(mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: