Pengelolaan Anggaran Covid-19 di Morotai “Amburadul”

Supardi, SH

Tidak Semua Anggaran Dikelolah Satgas, Rp 4,2 Miliar Sudah Terpakai

MOROTAI-PM.com, Pengelolaan anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Pulau Morotai, dinilai amburadul. Pasalnya, anggaran penangan Covid-19 yang digelontorkan Pemda Morotai senilai Rp. 47 miliar, ditambah bantuan Pemerintah Provinsi Rp. 10 miliar, tidak semua dikelola Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai.

Bendahara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pulau Morotai Supardi, SH, pada sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Selasa (28/04), mengaku tidak mengetahui pasti mekanisme pengelolaan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp. 57 miliar, sebab tidak semua anggaran di kelola langsung Satgas.

“Tidak semua kita kelola, yang jelas yang masuk ke Satgas sampe tanggal 23 April kemaren 7,2 miliar dan sudah digunakan Rp. 4,2 miliar," ujarnya.

Bahkan, dirinya tidak mengetahui pasti Rp. 7,2 miliar yang masuk ke rekening Satgas itu bersumber dari mana, apakah dari Pemda Morotai atau bantuan dari Pemrov. Namun, yang pastinya, dari 7,2 miliar itu sudah termasuk potongan 50 juta dari Dana Desa (DD).

“Kalau saya sumber anggarannya ngak tahu, yang jelas dana yang masuk ke Satgas hanya itu. Tapi kalau yang 50 juta dari Desa itu iya," tandasnya.

Dirinya menyarankan kepada awak media untuk menanyakan langsung pengelolaan anggaran Covid-19 ke Pemda Morotai. Sebab, anggaran covid itu juga dikabarkan dikelola oleh sejumlah SKPD.

”Nanti lebih detilnya nanti ke Pemda, tapi yang saya dengar itu dikelola juga oleh Dinas Sosial, Kesehatan dan Dinas Perindakop. Namun, yang ditangani oleh Bendahara Tim satgas Morotai sampai dengan 23 April itu sebesar 7,2 miliar. Itu pun sudah di alokasikan 4,2 miliar," jelas Supardi.

Supardi yang juga Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Morotai ini menjelaskan, Rp. 4,2 miliar yang terpakai itu diperuntukan membelanja sejumlah item kegiatan, terkait dengan penanganan Covid-19.

“Ada beberapa item yang sudah dibelanjakan untuk kebutuhan tim satgas dan kebutuhan warga Morotai, misalnya Sembako, untuk Medis (APD, Sanitizer, Masker), Untuk Biaya Karantina (Hotel, biaya Konsumsi dan operasional)," akhir Supardi. (ota/red)

Komentar

Loading...