Penyidik Polres Halut Kembali Panggil Istri Bupati

Kasat Reskrim Polres Halut, AKP Rusli Mangoda

TOBELO-PM.com, Penyidik Reskrim Polres Halut bakal melayangkan panggilan kepada istri Bupati Halmahera Utara (Halut) Christina Lesnusa. Ini merupakan panggilan kedua karena pada panggilan pertama Christina Lesnusa belum sempat hadir memberikan keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi perjalanan ke luar negeri bersama beberapa Pejabat Lingkup Pemkab Halut. "Istri Bupati pada panggilan pertama tidak hadir, untuk itu kami akan layangkan panggilan kedua untuk lanjutkan pemeriksaan," ungkap Kasat Reskrim Polres Halut AKP Rusli Mangoda, Senin (06/01/2020).

Menurutnya, pemanggilan terhadap istri Bupati ini, terkait keterlibatannya bersama empat pejabat lingkup Pemkab Halut, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Nyoter Koenoe, Kasatpol PP Sahetapy, dan Kaban Kesbangpol Wenas Rompis, serta satu pengusaha kopra pada April 2019 yang berangkat ke luar negri. "Kita panggil ke dua itu, untuk pemeriksaan terkait kepentingan penyidik atas pendalaman kasus, namun Istri Bupati dan Nyoter serta Wenas belum memenuhi panggilan. Untuk itu kita akan panggil kembali agar status kasus tersebut naik," ujar Kasat Reskrim.

Lanjutnya, meskipun panggilan berikut mereka tidak hadir, maka kasus tersebut tetap dilanjutkan. Akan tetapi, seharusnya Istri Bupati dan dua pejabat itu memenuhi panggilan penyidik, agar proses kasus tersebut cepat dituntaskan. "Kami berharap, Istri Bupati dan kedua Pejabat itu, bisa menghargai panggilan penyidik, atas kasus dugaan gratifikasi," akhirinya. (mar/red)

Komentar

Loading...