Pilkades Serentak di Morotai Ditunda 2021

ilustrasi pilkades

MOROTAI-PM.com, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), serentak yang dijadwalkan di tahun 2020, terpaksa ditunda hingga tahun 2021. Penundaan itu bukan karena anggaran Pilkades telah digeser untuk penanganan Covid 19 di Kabupaten Morotai. "Pilkades ditunda hingga tahun 2021,” ungkap Kabid Pemerintah Desa DPMD Morotai Firdaus Samad, kepada wartawan, Rabu (27/05).

Firdaus mengatakan, penundaan Pilkades itu karena sumber anggaran untuk pemilihan itu adalah Alokasi Dana Desa (ADD) yang melekat di APBDes. Karena Covid-19, maka DAU Kabupaten Pulau Morotai berkurang yang berdampak pada pengurangan ADD 10% dari nilai DAU yang berkurang, pengurangan fariatif mulai dari 50 juta, 60 jutaan ada yang 70 juta sesuai dengan besar kecilnya ADD per desa, sehingga apabila tidak di pangkas anggaran Pilkades, maka berdampak pada Siltap (penghasilan tetap) dan tunjangan Aparatur Desa dan BPD.

Apabila pilkades dilaksanakan di tahun 2020 sesuai dengan rencana awal, maka ada 86 desa yang akan menggelar Pilkades secara serentak dari total 88 Desa yang ada di Morotai. Namun karena Pilkades di tunda hingga 2021, maka tidak menutup kemungkinan dua desa yang tersisa, yakni Desa Saminyamau, Kecamatan Pulau Rao dan Desa Galo Galo juga akan ikut pemilihan secara serentak. "Dua desa tersisa itu kita tarik semua bersama tapi kita lihat lagi waktu pelaksanaannya, apabila masa berakhir dua kepala desa kurang dari satu tahun maka dapat dipastikan ikut dalam Pilkades serentak. Untuk PMD sekarang tidak ada anggaran itu (Pilkades) jadi, semua fuul ke desa," katanya. (ota/red)

Komentar

Loading...