poskomalut.com
baner header

Satu Warga Tobelo Ditemukan Tewas Berlumuran Darah

Korban Dievakuasi Gunakan Protap Covid 19

TOBELO-PM.com, Warga Desa Gamsungi, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Kamis (22/07) pukul 02.20 dini hari digegerkan dengan temuan mayat salah satu warga, bertempat du kediamannya yang terletak di samping Masjid Raya Tobelo.

Korban yang berlumuran darah itu bernama Ferdinand Mangi alias Ko Peli (71 tahun). Iapertama kali ditemukan tetangganya, Nangsi Hamid. Evakuasi jenazah korban dihadiri Kapolsek Tobelo IPTU Aktuin Muniharapon dan Kasat Reskrim IPTU Elvin Akbar bersama sejumlah anggota kepolisian. Tempat kejadian perkara juga langsung diamankan dengan memasang garis polisi. Meski begitu motif dari tewasnya Ko Peli belum diketahui.

Aktuin Muniharapon mengatakan, dari keterangan saksi Nangsi Hamid, sekitar pukul 23.00, Rabu (21/7) malam, dirinya keluar rumah untuk mencari anaknya dan melihat rumah korban pintunya dalam keadaan terbuka.

Saksi kemudian memanggil sejumlah warga guna mengkroscek kondisi korban. “Warga masuk ke halaman dan memanggil korban di depan rumah, namun tidak ada jawaban. Warga kemudian masuk dan mendapati korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” terangnya.

Menurut Aktuin, di TKP didapati korban dalam posisi terlentang dengan kondisi pendarahan di bagian kepala. Ia diperkirakan meninggal dunia sejak 2 hari lalu.

“Di TKP terdapat Vicks inhaler yang merupakan salah satu alat medis atau obat yang digunakan untuk penderita penyakit saluran pernapasan atau asma. Atas dasar tersebut, pihak kepolisian langsung berkoordinasi dengan tim satgas Covid-19 guna mengevakuasi korban, Dari keterangan tetangga korban, bahwa korban keseharian sering keluar rumah dan pintu sering tertutup sehingga korban jarang bergaul dengan warga di lokasi tempat tingal korban,” tambah Aktuin.

Sementara itu, salah satu kerabat korban, Sadrak Koloba, mengatakan terkait evakuasi korban dirinya sudah mempercayakan kepada pihak satgas Covid-19 untuk melakukan penanganannya sesuai dengan protokol kesehatan. ” Korban dievakuasi menggunakan protokol Covid 19,” Ujarnya.(Mar/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: