Sejumlah Kepala OPD Pemkab Halut Takut Dirapid Test

Dirut RSUD Tobelo, dr. Irwan Tandaan

TOBELO-PM.com, Sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut) takut dirapid test. Pasalnya, sampai sejauh ini sejumlah kepala OPD belum melakukan Rapid Test meski sudah di instruksikan.

"Banyak kepala OPD belum Rapid Test, baru empat yang sudah rapid yang lain mungkin takut," Ungkap Dirut RSUD Tobelo, dr. Irwan Tandaan, Rabu (03/06) saat ditemui di Posko Covid19.

Ia membeberkan, saat ini Kepala Bagian Umum Pemkab Halut saat dirapid test reaktif, dan sementara sudah di Karantina. Untuk yang sudah Rapid Test itu baru Bupati Frans Manery, Wabup Muhlis Tapi Tapi, Sekda Halut Fredy Tjandua, dan Asisten I EJ Papilaya, serta Dirinya, sementara yang lain belum melakukan Rapit Test.

"Baru Saya, Bupati, Wabup, Sekda, Kabag Umum, dan Asisten I, sementara yang lain belum rapit test, untuk Kabag Umum suda di ambil Swab untuk dikirim," Ujarnya.

Ia berharap, para kepala OPD harusnya sudah melakukan rapid test untuk mengecek kondisi ditengah Covid 19. Hal ini guna mempermudah mengetahui perkembangan Covid19. "Saya harap para OPD ini agar ikut rapid test, untuk mengetahui perkembangan Covid 19," harapnya.

Ia menambahkan, saat ini, stok alat rapid test sebanyak 500, dan masih dalam proses pengiriman alat rapid test 1.500. "Hari ini, kita punya stok 500 alat rapit test, dan besok Kamis (04/06) akan kita datangkan alat Rapit test 1.500, Minggu depan saya pesan lagi, kita targetkan 10 ribu alat rapit test," akhirinya. (mar/red)

Komentar

Loading...