Selain Dokter, Pemda Morotai Tunggak TKD Guru Dua Bulan

Kadis Pendidikan F Revi Dara

MOROTAI-PM.com, Masalah Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) milik para pegawai di Kabupaten Morotai menjadi perbincangan di masyarakat maupun para ASN itu sendiri. Mengapa tidak, tunjangan itu menjadi harapan para pegawai untuk bisa menyambung hidup. Jika sebelumnya para tenaga kesehatan yakni bidan perawat dan dokter mengeluhkan TKD, kini giliran para guru.

Berdasarkan data yang dikantongi koran ini TKD para guru itu baru dibayar oleh pemda pada Januari. Sedangkan TKD untuk Februari dan Maret belum dibayarkan alias masih ditunggak.

"Saya punya dua bulan (Februari-Maret) sampai ini belum bayar, padahal ini sudah masuk bulan empat. Biasanya TKD itu sudah dibayar mulai tanggal 20 ke atas, tapi sampai April belum dibayar juga. Padahal, kita butuh untuk persiapan kondisi darurat virus corona saat ini," kata salah satu guru kepada wartawan, enggan ditulis namanya kemarin.

Pentingnya Pemda Morotai harus merealisasi
anggaran itu karena terkait situasi corona, juga karena saat ini diperhadapkan
dengan bulan ramadhan yang tinggal menghitung hari."Apalagi ramadhan juga
tinggal beberapa minggu lagi, kami guru sangat kecewa dengan kebijakan pemkab
saat ini,"kesalnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (Dikbud) Pulau Morotai F Revi Dara, ketika dikofirmasi mengatakan TKD guru akan dibayar dalam beberapa hari ke depan. Bahkan, kata dia, anggarannya sudah ada di keuangan. SPM juga sudah disiapkan hanya menunggu daftar hadir dari masing-masing sekolah yang menjadi salah satu syarat dalam pembayaran TKD. 

"Kita sudah menyediakan anggarannya, kita sudah menyurat ke keuangan untuk penyediaan anggaran. Tapi kan persyaratannya daftar hadir dari kepala-kepala sekolah dimasukan dulu. Itu yang kami masih tunggu sampai sekarang karena belum dimasukkan oleh sejumlah sekolah. Saya tidak bisa cairkan tanpa daftar hadir karena itu salah satu persyaratannya," jelas Revi. 

Dirinya siap membayar tunggakan TKD dua bulan jika persyaratannya telah dipenuhi oleh pihak sekolah.  Ia menambahkan TKD guru tidak bisa dibayar per sekolah. Artinya, walau ada sekolah yang sudah lengkap administrasinya tapi yang lainnya belum maka tetap belum bisa dibayar. Pembayaran baru bisa dilakukan bilamana semua sekolah sudah melengkapi administrasinya.

"Jadi TKD kan seperti gaji jadi tidak bisa diminta per sekolah. Dia kolektif karena itu sistemnya gaji," tambahnya.(Ota/red)

Komentar

Loading...