SPMMT Desak Bupati Morotai Tanggungjawab Soal Penembakan Ternak Warga

SPMMT Malut Demo Bupati Bertanggungjawab Penembakan Hewan Ternak, bertempat di depan kantor Bupati

MOROTAI-PM.com, Solidaritas Pemuda Pelajar Mahasiswa (SPMMT) Provinsi Malut, Senin (24/02/2020), menggelar demonstrasi di halaman kantor Bupati. Dalam aksinya, mereka minta kepada Pemda Morotai untuk segera bertanggungjawab terhadap penembakan hewan ternak milik masyarakat serta mempersoalkan masalah perda penertiban hewan ternak.

"Kami minta Pemda Morotai harus bertanggungjawab soal
penembakan sapi milik warga oleh Satpol PP dan tim lainnya," pinta Zunajar
Sibua dalam orasinya.

Tidak hanya soal penembakan hewan ternak, mereka juga mempersoalkan aksi yang dilakukan oleh Apdesi Morotai. "Saya baru tau hari ini ada aksi tandingan dari Apdesi, saya heran saya doakan pimpinan yang jalim semoga kena virus corona, Apdesi demo saya cemarkan nama baik Bupati dan Wakil Bupati. Teman-teman media tolong tulis, saya akan laporkan Apdesi ke polisi, karena telah mencemarkan nama baik saya," ancam Sabiin Asar, salah satu pendemo dalam orasinya.

Mantan Ketua Hippmamoro Morotai ini menyesalkan sikap bupati
yang tidak pernah melakukan hearing mendengar aspirasi pendemo. "Bupati
jangan lari, hadapi kami jelaskan ke hadapan kami, peraturan yang dikeluarkan
Bupati untuk menembak mati hewan ternak kami, kami sangat rugi dengan dengan
adanya peraturan Bupati ini, karena hewan ternak kami ditembak mati, kemudian
kami diminta denda, aturan macam apa ini," sesalnya

Bahkan, kata Sabiin telah melaporkan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) telah menganiayanya saat hearing dengan para anggota DPRD di aula kantor DPRD, Senin (17/02/2020) ke Mapolres dengan tuduhan penganiyaan.

"Aksi yang kami lakukan hari ini sudah yang kedua kalinya, tapi bukan berarti aksi ini sudah berakhir, kami pastikan aksi tetap berlanjut dan kami akan galang masa lebih besar, jika tuntunan kami tidak diakomodir," tegas Sabiin. (ota/red)

Komentar

Loading...