JAILOLO-PM.com, Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Laut Kemenhub menetapkan Halmahera Barat (Halbar) masuk dalam 5 besar Kabupaten dengan muatan balik Kapal Tol Laut terbanyak se-Indonesia.

Penetapan Dirjen Kemenhub terhadap aktivitas tol laut pelabuhan konteiner Matui Halbar tersebut, masuk dalam kategori pengiriman muatan balik Kapal Tol Laut terbanyak se Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir (semester I 2020), sejak Kapal Tol Laut sandar perdana di Pelabuhan Matui – Jailolo, 23 Januari lalu.

Kadis Kominfo Halbar, Chuzaemah Djauhar kepada awak media, Jumat (24/07) mengatakan, Direktorat Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dirjen Perhubungan Laut, Kemenhub RI, menetapkan Kabupaten Halbar sebagai salah satu kabupaten dengan pengiriman muatan balik terbanyak karena sejak beroperasinya kapal Tol Laut, KM Logistik Nusantara 3, di Pelabuhan Kontener Matui-Jailolo, sejak awal tahun 2020 lalu sudah mengangkut hasil bumi Halbar seperti Pertanian, Perkebunan dan Perikanan dengan tujuan Kota Surabaya sebanyak 107 teus.

“Halbar ditetapkan sebagai  kategori pengiriman muatan balik terbanyak se-indonesia bersama empat kabupaten lainnya,” ungkap Chuzaemah. Lanjutnya, penetapan tersebut juga menjadi pintu masuk bagi Pemda Halbar dalam mendorong pengembangan Pelabuhan Kontener Matui kedepan yang lebih baik. Olehnya itu fasilitas dan infrastruktur pelabuhan Matui saat ini masih membutuhkan penambahan.

Terpisah Kepala Dinas Perhubungan Halbar Suwandi H. Gani mengatakan, hasil yang diraih merupakan buah dari kerja keras pemda  bersama stakeholder terkait, dan melakukan upaya koordinasi maksimal sehingga aktivitas tol laut dapat terus berjalan lancar.

“Pemda Halbar di bawah kepemimpinan Bupati Danny Missy akan terus berusaha mendorong perbaikan sarana dan prasarana kepelabuhanan, demi terpenuhinya Standar Pelayanan Minimum (SPM) aktivitas bongkar muat, sesuai Peraturan Menteri Perhubungan,” tandasnya. (wm01/red)