JAILOLO-PM.com, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), Senin (05/10), hadir dalam deklarasi netralitas ASN di Pilkada Halbar 2020. Para abdi negera ini pun berikrar akan tetap menjaga netralitas ASN ditengah kontetstasi Pilkada 2020.
Sumpah menjaga netralitas ASN di Pilkada dibacakan Pjs Bupati Halbar M. Rizal Ismail saat menggelar apel pagi di halaman kantor bupati. Terdapat empat poin penting yang harus dikedepankan ASN, yakni menjaga dan menegakan prinsip netralitas ASN ditingkat instansi masing masing dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik, baik sebelum atau sesuda Pilkada.
Lanjut M. Eizal, ASN wajib menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktek intimidasi dan ancaman kepada pegawai ASN dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada salah satu Paslon bupati dan wakil bupati, menggunakan medsos secara bijak dan tidak boleh membuat postingan ujaran kebencian, serta tidak menyebarkan berita bohong atau hoax, serta menolak politik uang dan segala pemberian dalam bentuk apapapun dari orang sekaligus paslon.
“Apabila kami melanggar poin deklarasi dari satu sampai empat, maka kami bersedia dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Pjs Bupati M. Rizal Ismail saat membacakan deklarasi netralitas ASN dan diikuti seluru Asisten, Staf Ahli, Pimpinan SKPD, serta seluruh ASN Pemkab Halbar.
Rizal menyebutkan, setelah menandatangani keputusan bupati, maka dirinya bersama tim pengawas proaktif melaksanakan pemantauan dan evaluasi.
“Sudah banyak laporan yang masuk kepada saya, olehnya itu saya akan selalu berkoordinasi dengan bawaslu, agar melakukan proses sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurutnya, ASN sebagai pilar negara harus menunjukan sikap dan mental sebagai abdi Negara. Olehnya itu, mulai saat ini setiap ASN jangan coba-coba melibatkan diri sebagai tim sukses, karena tim internal dan eksternal cukup banyak dalam melakukan pemantauan.
“Sanksinya jelas jika ASN terbukti tidak netral, karena sanksinya bisa kategori ringan, sendang dan berat. Saya juga akan dibantu oleh pak Kapolres dan ibu Kajari untuk sama sama melakukan pengawasan,” tutupnya. (wm01/red)



Tinggalkan Balasan