JAILOLO-PM.com, Heboh beredarnya isu  bantuan rumah kumuh yang saat ini dipolitisir oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab di tepis oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Halmahera Barat (Halbar).

Kepala Dinas Perkim Halbar Yafet Djanu saat di wawancara di kantornya, Selasa (6/10) menegaskan, Dinas tidak pernah mengatakan kepada masyarakat untuk mengarahkan ikut kepada salah satu paslon.

“Untuk mendapatkan bantuan rumah kumuh itu kami dari dinas tetap turun ke masyarakat untuk mensosiasisasi program tersebut dan sosialisasi bersifat terbuka dan  kami melakukan kegiatan yang suda terprogram melalui anggran yang suda di berikatn kepada Dinas,” katanya.

Lanjut Yafet, ketika ada mengambil data atas nama mendapatkan bantuan rumah kumuh, maka hal tersut tidak resmi dan kalau pun resmi kami turus mensosialisasi dan itu di pantau oleh publik yang ada di sekitar desa dan itu sosialisasinya terbuka tidak tertutup.

“Kalau ada yang melakukan pengumpulan data berupa Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan ada juga yang janji pada tanggal 10 ada pencairan dan angaran, maka itu diluar Kewenagan dinas dan itu dipastikan tidak jelas,” ujarnya.

“Saya mengimbau, kalau satu, dua hari kedepan ada seperti begitu yakni pengumpulan data untuk mendapatkan bantuan rumah kumuh, maka hal tersebut tidak benar dan masyarakat jangan percaya hal tersebut dan di minta pelakunya di catat namanya dan disampaikan ke Dinas  sehingga Dinas akan menindaklanjutkan ke pihak yang berwajib,” imbaunya. (wm01/red)