JAILOLO-PM.com, Dana insentif imam dan Pendeta se- Kabupaten Halmahera Barat (se-Halbar) tahun 2020 diduga goib alias tak jelas. Pasalnya, anggaran insentif imam dan Pendeta terhitung sejak bulan Januari – Juni tahun 2020 yang sudah dicairkan melalui Surat perintah Pencarian Dana (SP2D) Dinas Sosial (Dinsos) Halbar tertanggal 8 Desember 2020 tidak pernah diterima oleh para imam dan Pendeta se-Halbar.
Bahkan pengakuan dari beberapa Imam di wilayah Jailolo, insentif imam dan Pendeta belum pernah mereka terima. “Jadi tong bolong pernah terima gaji (Insentif Iman dan Pendeta) sudah satu tahun ini (2020) kita belum pernah terima,” ungkap salah satu Imam.
Namun yang lebih aneh lagi daftar penerima insentif Imam dan Pendeta se-Halbar sudah dibubuhi tanda tangan dari para Imam dan Pendeta, sedang para penerima belum pernah menerima dana tersebut.
Bahkan dalam daftar tersebut masing-masing penerimaan dana insentif tidak sesuai dengan besarnya yang insentif sebesar Rp. 500.000, tapi yang diterima sebesar Rp 300.000.
Sementara Kepala Dinsos Halbar Samsuri Majid saat dikonfirmasi, membenarkan telah dilakukan permintaan pencarian dana. “Tapi anggarannya masih ada di BANK dan rencana hari Senin pekan depan baru dibagikan,” aku Samsuri melalui via WhatsApp. (wm01/red)



Tinggalkan Balasan