JAILOLO-PM.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) sangat mendukung Langkah yang diambil Wakil Bupati Halmahera Barat, Djufri Muhamad untuk meroling bidan desa yang malas.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Halmahera Barat, Rosfintje Kalengi, kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (23/3).

Menurut Rosfintje, program prioritas Bupati dan Wakil Bupati salah satunya adalah mengoptimalkan layanan kesehatan secara prima kepada masyarakat mulai dari Polindes, Puskesmas dan RSUD.

“Kami dari Dinkes juga sangat mendukung langkah Wakil Bupati merencanakan roling atau mengevaluasi bidan bidan yang malas menempati polindes dan tidak memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Rosfitje mengaku, pihaknya telah meminta SK penempatan Bidan Desa dari semua Kepala Puskesmas (Kapus) untuk mengetahui penempatan bidan desa di masing-masing desa.

“Target saya itu, satu desa harus ada bidan desa di polindes, untuk penempatan bidan desa ke polindes itu kewenangannya Kapus, karena Kapus lebih tau kondisi dan situasi di lapangan,” katanya.

Rosfintje juga menegaskan disemua Kepala Puskesmas, agar terus mengontor bidan desa.
“Apabila  dari dinas kedapatan  bidan desa yang malas berada di polindes maka kepala puskesmas akan di tegur atau di evaluasi. Dan bidan desa malas itu berarti kepala puskesmas juga kurang kontrol. Jadi itu, harus kapus tegaskan ke bidan bidan desa agar harus lebih libih aktif di polindes,” tutupnya. (wm01/red)