SOFIFI-PM.com,  Dana pinjaman Pemerintah Provinsi Maluku Utara ke PT SMI mulai masuk tahap proses pencarian tranfer ke Kas Daerah. Ini setelah pemerintah membayar biaya administrasi satu persen dari nilai pinjaman.

Sebelumnya,  Pemprov Malut melakukan penandatangan pinjaman ke PT Sarana Multi  Infrastruktur (Persero) (PT SMI) khusus di dinas PUPR untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebasar Rp 350 miliar.

Ini setelah Pemprov melaut melewati mekanisme pencairan pinjaman dengan  dilakukan penandatangan kedua kalinya bersama PT SMI yang disaksikan oleh notaris.

Sedangkan yang diminta oleh PT SMI   biaya administrasi  1 persen   Pemprov  sudah melakukan  pembayaran pekan kemarin,  dimana biaya administrasi dalam pengurusan 1 persen dari nilai pinjaman, untuk di PUPR  Rp 350 miliar  dari 1 persen sekitar Rp 3,5 miliar.

Kepala BPKAD Ahmad Purbaya saat  dikonfirmasi baru-baru ini mengatakan, pinjaman PT SMI  sudah on progres/ “Kita sudah bayar satu persen sesuai ketentuan mungkin tujuh hari lagi transfer pertama pinjaman daerah ke Kas daerah “,ujarnya.

Dikatakan,sesuai ketentuan setelah dibayar   biaya administrasi waktu tujuh hari baru  pinjaman masuk sehingga akhir bulan ini sudah maus ke Kasda.meski begitu, hanya untuk PUPR saja sementara Dinas kesehatan belum.

Diketahui Total pinjaman Pemprov Malut ke PT SMI senilai  Rp 500 miliar yang melekat di Dinas PUPR Malut Rp 350 miliar untuk pembangunan jalan dan jembatan dan di Dinas Kesehatan Malut untuk pembangunan RSU Sofifi Rp 150 miliar.

Sekprov, proses  pencairan pinjam terlebih  dahulu dinas PUPR  dinas kesehatan saat ini masih menunggu Detail Engineering Design (DED) selesai,Feasibility  Study(FS)nya sudah tinggal DED. (iel/red)