TERNATE-PM.com, Ribuan botol Minuman keras (miras) berbagai jenis hasil operasi pekat Kieraha 2022 dimusnahkan Polda Maluku Utara. Pumusnahan itu bertujuan untuk menciptakan rasa aman di lingkungan masyarakat menjelang bulan suci ramadhan 1443 H.

Bertempat di halaman Sat Brimob Polda Maluku Utara Kelurahan Akehuda, Kecamatan Ternate Utara, Kota Ternate, Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Risyapudin Nursin, S.I.K. memimpin pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat Kieraha 2022 Polda Malut dan Polres jajaran, Jum’at (1/04/2022).

Pemusnahan tersebut turut disaksikan pejabat utama Polda Maluku Utara, Kapolres ternate, Wali Kota ternate, Kepala Pengadilan Tinggi Ternate dan Perwakilan KSOP Ternate beserta undangan lainnya.

Kapolda Maluku Utara menyampaikan operasi pekat Kieraha 2022 dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 23 Maret-01 april 2022. Menurut Kapolda, merupakan suatu kontribusi Polda dan seluruh jajaran kepada umat beragama yang akan menjalankan ibadah di bulan suci ramadhan dengan khidmat dan khusuk, serta menciptakan rasa aman.

“Yang menjadi sasaran kita dalam penegakan hukum adalah para pelaku industri miras, pelaku judi, narkoba, ganja dan sabu-sabu itu semua akan kita proses sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Kapolda mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran anggota yang sudah menggelar operasi pekat kurang lebih 10 hari dan juga pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh budaya, dan tokoh pemuda yang sudah memberikan informasi- informasi untuk mempermudah tugas polisi.

Terpisah, Kabidhumas Kombes Pol Michael Irwan Thamsil S.I.K mengatakan, hari ini dilaksanakan pemusnahan barang bukti operasi pekat Kieraha 2022 serentak diseluruh Maluku Utara, untuk Polda Maluku Utara dilaksanakan di Lapangan Sat Brimobda Polda Malut.

“Barang Bukti (BB) yang dimusnakan Polda Malut sebanyak 5.649 botol, diantaranya miras jenis cap tikus, bir putih, bir hitam, anggur merah, black label, whisky dan bir heineken serta captain morgan dari hasil operasi pekat dan KRYD Polda Malut dan jajaran,” ujarnya.

“Diharapkan kegiatan yang dilaksanakan Polda Malut dan Jajaran dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Islam dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan,” tutur Kabidhumas.