SOFIFI-PM.com,  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku Utara (Malut) melaksanakan reses masa persidangan kesatu (I) tahun sidang 2020/2011. Seluruh wakil rakyat itu kembali ke daerah pemilihan masing-masing untuk menyerap aspirasi para konstituennya, termasuk Ketua DPRD Kuntu Daud.

Politisi PDI Perjuangan itu melaksanakan reses di Halmahera Selatan. Terdapat empat titik yang menjadi lokasi resesnya. namun ia sudah mengawali di desa Bokimiyake, Kecamatan Kayoa Barat, Minggu kemarin.

Ketua DPRD Malut Kuntu Daud mengungkapkan terdapat sejumlah persoalan yang masih menjadi keluhan masyarakat, terutama sarana air bersih, pembangunan jembatan sepanjang 56 meter, dan pembangunan kubah masjid. “Ini yang disampaikan warga kepada saya, dan akan disampaikan dalam rapat penyampaian hasil reses bersama anggota DPR lainnya,”kataKuntu via sambungan telepon seluler

Kuntu berkomitmen kebutuhan dasar masyarakat akan menjadi prioritas untuk dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).”Ini menjadi tugas kita di DPRD, mengawal aspirasi masyarakat sampai diwujudkan dalam bentuk program atau kegiatan dan dinikmati oleh masyarakat itu sendiri,”ujarKuntu

Ia berharap, di masa kepemimpinan KH. Abdul Gani Kasuba dan M Al Yasin Ali ini memberikan banyak perubahan untuk Maluku Utara, sebagaimana visinya “Maluku Utara Sejahtera 2024”.”Perubahan itu diawali dari bawah, jika apa yang dilakukan menyentuh langsung dengan masyarakat, tentu dampaknya juga besar bagi keberhasilan Pemda,”tandasnya. (iel/red)