poskomalut, Polda Maluku Utara menggandeng perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Maluku Utara untuk memperluas akses pendidikan bagi generasi muda melalui program beasiswa Generasi Emas Kie Raha.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) bersama 25 perusahaan di Markas Polda Maluku Utara, Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, Rabu (28/10/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Polda Malut meluncurkan 106 kuota beasiswa bagi masyarakat di wilayah Maluku Utara.

Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Arif Budiman, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat, sekaligus upaya membantu generasi muda memperoleh akses pendidikan lebih luas.

“Ini adalah bentuk kepedulian Polda Maluku Utara kepada masyarakat melalui program kelima Polda, yaitu Generasi Emas Maluku Utara. Hari ini kita luncurkan 106 beasiswa untuk masyarakat di seluruh Maluku Utara,” kata Arif.

Ia menegaskan, penerima beasiswa tidak hanya berasal dari masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan pertambangan, tetapi juga dari seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan program Kapolri; Polisi Peduli Pendidikan, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

“Pendidikan ini sangat penting untuk memajukan generasi yang unggul di Provinsi Maluku Utara. Karena itu, kami mengajak perusahaan-perusahaan yang ada untuk bersama-sama mendukung program beasiswa ini,” ujarnya.

Arif menjelaskan, program beasiswa tersebut dirancang agar berkelanjutan.

Polda Malut juga melakukan pendataan terhadap mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan tinggi, terutama mahasiswa jenjang sarjana (S1) yang membutuhkan bantuan biaya pendidikan.

Ke depan, program ini diharapkan dapat menjangkau lulusan SMA yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi hingga mahasiswa yang berencana meneruskan studi ke jenjang magister (S2).

“Kami berharap program ini berkelanjutan. Bukan hanya saat ini saja, tetapi juga untuk tahun ajaran baru, mulai dari anak-anak yang baru lulus SMA sampai mahasiswa yang akan melanjutkan ke program magister atau S2,” jelasnya.

Terkait kriteria penerima, Polda Malut akan memprioritaskan calon penerima yang memiliki prestasi akademik, terutama mahasiswa dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,00.

Perhatian juga diberikan kepada masyarakat kurang mampu, termasuk mahasiswa yang terancam putus kuliah akibat keterbatasan biaya.

Melalui kerja sama ini, Polda Malut berharap semakin banyak generasi muda memperoleh kesempatan menyelesaikan pendidikan tinggi tanpa terkendala persoalan ekonomi.

Berikut daftar perusahaan berdasarkan wilayah:

Halmahera Barat

  1. PT Tri Usaha Baru.

Halmahera Utara
2. PT Nusa Halmahera Minerals.

Halmahera Timur
3. PT Aneka Tambang Tbk.
4. PT Sambaki Tambang Sentosa.
5. PT Alam Raya Abadi.
6. PT Jaya Abadi Semesta.
7. PT Arumba Jaya Perkasa.
8. PT Wana Kencana Mineral.
9. PT Makmur Jaya Lestari.
10. PT Sumberdaya Arindo.
11. PT Nusa Karya Arindo.
12. PT Alngit Raya.
13. PT Position.
14. PT Mega Haltim Mineral.
15. PT Feni Halmahera Timur.

Halmahera Selatan
16. PT Wanatiara Persada.
17. PT Trimegah Bangun Persada.

Halmahera Tengah
18. PT Halmahera Sukses Mineral.
19. PT Zhong Hai Rare Metal Mining Indonesia.
20. PT Bakti Pertiwi Nusantara.
21. PT Smart Marsindo.
22. PT Mineral Trobos.
23. PT Karya Wijaya.

Pulau Taliabu
24. PT Adidaya Tangguh.

Mag Fir
Editor