WEDA-PM.com, PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menyetujui Bandara Cekel digunakan untuk melayani penerbangan umum.

Persetujuan bandara milik perusahaan raksasa asal China, itu disampaikan Kepala Bappelitbangda, Pemkab Halmahera Tengah (Halteng), Salim Kamaluddin.

Kabar ini disampaikan, mantan Kadis Perhubungan, ini usai mengikuti video conference (vicon) bersama Kemenhub, dan PT IWIP, Senin kemarin. Vicon tersebut, kata Dia, membahas pemanfaatan bandara IWIP untuk melayani penerbangan umum.

Hal ini demi kepentingan masyarakat Halteng, sehingga dalam waktu dekat ini, tim dari Dirjen Perhubungan Udara, Kemenhub, Pemda, dan PT IWIP akan turun melakukan pengkajian Feasibility Study dan penyiapan administrasi, sekaligus melakukan pembicaraan terkait pemanfaatan beberapa perusahan penerbangan.

Perusahan penerbangan yang diinginkan diantaranya, Citilink dan Wings Air, selain itu masih ada maskapai lainya yang diinginkan. Sedangkan rute penerbangan yang direncanakan adalah Lelilef-Ternate, Lelilef-Manado, Gebe dan Sorong. Dan ini sesuai harapan bupati segera dipercepat.

“Diharapkan juga kepada IWIP mau menerima dan mau membuka diri. Pemda juga memahami mana yang menjadi ruang bagi perusahan. Perusahan juga harus membuka ruang kepada Pemda demi kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Penerbangan di Bandara Cekel milik PT IWIP akan diupayakan dalam tahun ini. “Saat ini tersisa realisasi admintrasi dan kerjasama antara pengelola Bandara dan pemilik maskapai,” akhirnya. (msj/red)