Bupati Halut Tebar Ancaman, Siap Pecat Kepala OPD dan Staf yang Tak Taat Aturan

Bupati Frans Manery saat melantik enam pejabat eselon II bertempat di Lantai III Kantor Bupati Halut, Senin (16/1/2023).

TOBELO-pm.com, Bupati Frans Manery mengungkapkan kekesalannya atas kinerja buruk para ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Halmahera Utara (Halut).

Frans mengancam mengambil sikap tegas dengan memecat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan staf yang berani megotak atik atau mengubah APBD 2023 yang sudah ditetapkan bersama pemerintah daerah dan DPRD. Atau dengan sengaja menyelipkan program baru lalu menghapus program yang sudah dibahas.

Ini disampaikan Bupati Frans Manery usai melantik enam pejabat eselon II bertempat di Lantai III Kantor Bupati Halut, Senin (16/1/2023).

"Bagi siapa saja baik staf dan Kepala OPD yang masih ingin mengubah APBD, bila saya tahu siapa yang perintahkan, hanya hitung detik mereka itu langsung dipecat. Saya langsung proses pemecatan bukan lagi mutasi," tegas Frans.

Orang nomor satu Kabupaten Halut itu kembali mengatakan, memang masa kepimpinan dirinya dan Wakil Bupat Muchlis Tapi Tapi akan berakhir, tetapi tidak dengan jalannya roda pemerintah. Sehingga, tanggung jawab penyelenggara pemerintah daerah tidak semata berada pada pundak bupati dan wakil, tetapi berada pada jajaran birokrasi.

"Ingat, kendali birokrasi hanya ada di sini. Sekali lagi, birokrasi eksekutif dikendalikan dari kantor ini, penyelenggaraan pemerintahan, keuangan daerah itu dikendalikan dari kantor nupati ini, bukan dari kantor lain-lain," tegasnya.

Lajut Frans, kepada kepala OPD yang tidak taat kepada aturan dan regulasi pelaksanaan birokrasi segera mengajukan permohonan mutasi dari Kabupaten Halut. Sebab, bupati dua perioder itu tidak menginginkan akhir masa kepemimpinanya meninggalkan kesan bobrok.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa di 2023 harus menjadi tahun perubahan yang lebih baik.

"Jadi kalau ada kepala dinas dan staf yang sengaja tidak taat kepada regulasi, lebih baik dari sekarang pindah jauh-jauh. Saya tidak mau akhir kepemimpinan kami jadi bobrok," cetusnya.

"Saya juga tidak mau akhir tahun ini akan terulang seperti tahun-tahun kemarin, dikatakan pemerintah tidak ada uang. Dari mana kemana pemerintah tidak ada uang ? fungsi perencanaan sudah jelas," tutupnya dengan nada tegas.

Komentar

Loading...