poskomalut.com
baner header

Dinas PPPA Malut Sosialisasi Informasi Layak Anak

TERNATE-PM.com, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) provinsi Maluku Utara menggelar sosialisasi  Informasi Layak Anak (ILA), bertempat di Grand Dafam Ternate, Senin (28/10/2019).

Sosialisasi yang dibuka Ketua PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Faoniah. H. Djauhar Kasuba, tersebut juga dihadri oleh Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Kementeriaan Pemberdayaan Anak RI, Dr.Ir. Lies Rosdianty, M.Si. Kadis PPPA Malut, Musrifah Alhadar serta dihadiri 40 peserta dari stakeholder.

Ketua PKK Provinsi Maluku Utara, Hj. Faoniah. H. Djauhar Kasuba dalam sambutannya mengatakn, di tengah derasnya arus informasi yang bertebaran, dihadapkan pada dilema. Disatu sisi informasi adalah kebutuhan dan hak anak untuk memperolehnya, tapi disisi lain kita harus membentengi anak agar terhindar dari pengaruh negatif informasi yang tidak sesuai dengan usia anak.

Pertumbuhan dan perkembangan anak kata Hj Faoniah, merupakan isu pembangunan yang sangat penting di Indonesia. Dalam UUD 1945 pasal 2B ayat 2 mengatakan, setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tunbuh kembang, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

Terdapat dua hal mendasar tentang hak anak dalam KHA, yakni akses terhadap informasi yang layak bagi anak. Layak dalam definisi KBBI adalah wajar, pantas dan patut, dilain sisi, layak adalah hal yang bersifat normatif dan relatif. “Kegiatan ini sangat penting untuk menyatukan persepsi tentang layak dan kelayakan, sehingga menghindari bias atau standar ganda dalam penyebaran informasi untuk anak,” katanya.

Untuk diketahui bahwa informasi layak anak termasuk satu dari tiga indikator dalam klaster kab/kota layak anak yakni hak sipil dan kebebasan. Olehnya itu, kata istri dari gubernur ini, saatnya untuk melakukan pemenuhan hak anak dalam ketersediaan informasi yang layak.

Terdapat banyak cara untuk membantu menyediakan informasi layak anak, di antaranya dengan menyediahkan internet ramah anak, membatasi akses anak terhadap konten di luar batas usia, hingga mengajarkan anak melakukan aktivitas sosial.

Dibutuhkan kerjasama berbagai pihak, baik orang tua, pendidik, LSM, hingga media untuk mendukung terwujudnya pemenuhan hak anak dalam bidang informasi. “Saya berharap peserta dapat memanfaatkan sosialisasi ini dengan baik, untuk membantu memenuhi hak anak dalam informasi,” katanya. Seraya menambahkan, bahwa media menjadi salasatu pendukung penting untuk menyebarkan berita dalam bahasa positif dan tidak bias, teristimewa untuk pemberitaan tentang kekerasan dengan korban ataupun pelaku anak.

Sementara itu, Kepala Dinas PPPA Malut, Musrifah Alhadar, S.Pi. M.Si mengatakan, tujuan dari Sosialisai Informasi Anak (ILA) untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya informasi layak anak dan langkah-langkah pemenuhan informasi yang layak anak. “Kami mengharapkan sosialisasi yang dilakukan bisa mencapai target ketersediaan fasilits informasi layak anak yang menyediahkan informasi sesuai kebetuhan dan usia anak,” katanya.

Sementaar itu, yang memberikan materi yakni, Asisten Deputi Pemenuhan Hak Sipil, Informasi dan Partisipasi Kementeriaan Pemberdayaan Anak RI, Dr.Ir. Lies Rosdianty, M.Si yang memberikan materi tentang pemenuhan hak anak atas informasi layak anak, serta Kepala Bidang Persandian dan Informasi pada Dinas Kominfo provinsi Maluku Utara, Guntur Gunawan yang memberikan materi tentang, implementasi informasi yang layak bagi anak di Maluku Utara. (iel/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: