poskomalut.com
baner header

Kepsek Bermasalah Ditolak Guru

TERNATE-PM.com, Sejumlah guru-guru di SD Negeri 69 Kota Ternate, menolak kehadiran Kepala sekolah (Kepsek) yang baru dilantik Wali kota Ternate. Penolakan itu disampaikan salah satu guru yang juga merupakan perwakilan dari seluruh guru yang mengajar disekolah tersebut.

Salah satu perwakilan guru yang enggan namanya diberitakan mengatakan, seluruh guru merasa tidak nyaman dengan kehadiran kepsek baru Nurlaila Yamani yang menggantikan Aswad Ishak.

Hal tersebut dikemukakan saat rapat penerimaan hasil rapot semester 1, Sabtu (04/01/2020) di ruang rapat SDN 69 Kota Ternate bersama dengan puluhan orang tua murid yang hadir.

“Saya mewakili guru-guru SDN 69 kota Ternate menolak kehadiran ibu kepsek yang baru. Karena kami merasa tidak nyaman, selain itu kepsek yang baru ini juga kan kita semua sudah dengar masalahnya di SDN 44 kemudian di pindahkan ke SDN 54 dan lagi-lagi ditolak, nah kenapa sekarang dinas pendidikan mau menugaskan kepsek bermasalah ini di sekolah kita? Ada apa sebenarnya?,” tegas guru tersebut.

Sementara itu, Kepsek sebelumnya yakni Aswad Ishak yang masih hadir dalam rapat tersebut mengatakan, para guru sebaiknya melihat kinerja kepsek yang baru dipindahkan ke SDN 69 Kota Ternate.

Menurutnya, Nurlaila merupakan guru yang disiplin dan dikenal berprestasi, untuk itu dirinya meminta untuk guru-guru dan orang tua murid maupun komite sekolah beserta murid-murid agar bisa menerima kehadiran kepsek yang baru tersebut.

Sementara itu secara terpisah kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kota Ternate, Ibrahim Muhammad ketika di konfirmasi, Senin (06/01), terkait penolakan, dirinya mengatakan harus memastikannya langsung dilapangan. Dirinya mengaku sudah memerintahkan kepala UPTD sekolah dasar pulau Ternate untuk mengecek langsung di sekolah tersebut. Namun, karena jam sekolah sudah usai untuk itu dirinya memastikan hari ini, Selasa (07/01/2020) turun langsung ke sekolah tersebut.

Ibrahim mengatakan untuk keputusan memberhentikan atau memindahkan kepsek ke sekolah lain atau menjadi staf, dirinya harus berkoordinasi dahulu dengan wali kota Ternate, sekiranya untuk mendengarkan arahan karena semua keputusan ada di Wali kota.

Belum lagi, Kepsek Nurlaila merupakan salah satu kepsek yang berpretasi. Untuk itu, adanya kejadian disekolah sebelumnya, Nurlaila tidak diberhentikan tetapi dipindahkan ke SDN 54 Kota Ternate yang terletak di kelurahan Tarau.

“Ibu Nurlaila merupakan kepsek yang berprestasi, untuk itu besok saya akan langsung turun cek di sekolah yang baru, dan nanti dalam waktu dekat saya akan bertemu wali kota untuk membahas soal ini,” tandasnya. (cha/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: