pskomalut, Morotai Festival (Morofest) masuk kalender Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Parawisata (Kepempar) RI.

Morofest sebenarnya sudah diusulkan beberapa tahun lalu, namun baru direalisasi pada 2026.

“Jadi hampir dua tahun ini Morotai tidak pernah lolos dalam seleksi KEN,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Morotai, Muksin Soleman, Jumat (23/1/2026).

Muksin mengatakan, “Alhamdulillah dari 125 kabupaten/kota yang mengikuti seleksi nominasi KEN 2026, Morotai salah satunya kabupaten yang lolos dalam seleksi”.

Di Maluku Utara hanya dua kabupaten masuk dalam KEN. Yakni Morotai dan Halmahera Barat.

Muksin menjelaskan, KEN merupakan salah satu program unggulan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mempromosikan untuk mendukung potensi budaya, seni dan pariwisata di seluruh Indonesia.

“Jadi KEN ini berfungsi sebagai kalender resmi nasional. Sehingga setiap tahun akan dilaksanakan event. Makanya event Morofest dijadikan ajang tahunan,” jelasnya.

Dirinya menerangkan, bahwa salah satu esensi dari program KEN yakni, menggerakkan ekonomi, serta mengembangkan potensi wisata demi menarik wisatawan untuk menciptakan perputaran uang di daerah.

“KEN ini juga dapat menciptakan lapangan kerja. Menyerap tenaga kerja dan mendukung UMKM serta usaha mikro kecil. Juga memajukan potensi tradisi dan destinasi yang ada di Morotai,” bebernya.

Masuknya Morotai dalam KEN, mampu memenuhi aktivitas digital, pemberdayaan komunitas lokal dan protokol CHSE serta kesehatan.

“Itu sudah dipenuhi Pemda Pulau Morotai. Jadi KEN ini bukan sekadar daftar acara saja. Tapi ini merupakan ekosistem terpadu untuk mendorong pariwisata berkelanjutan dalam merayakan pariwisata di Pulau Morotai,” tukas Muksin.