Paguyuban Sibua Lamo Akhirnya Terbentuk Di Morotai

Paguyuban Sibua Lamo, akhirnya diresmikan di Morotai oleh ketua umum PB Sibua Lamo Provinsi Malut, Saifuddin Djuba bertempat di ruang aula DPRD Pu;au Morotai, Sabtu (9/1/2021).(foto:ist)

MOROTAI-PM.com, Organisasi Paguyuban Sibua Lamo Kabupaten Pulau Morotai, Sabtu (9/1/2021) resmi terbentuk. Acara terbentuk dengan ditandahi adanya pelantikan dan pengukuhan dilakukan di aula kantor DPRD Pulau Morotai, dihadiri oleh Ketua Pengurus Besar (PB) Sibua Lamo Provinsi Malut Saifuddin Djuba

Ketua PB Sibua Lamo Provinsi Malut Saifuddin Djuba, saat memberikan sebutan sangat memberikan apresiasi dengan dibentuknya Sibua Lamo di Morotai. Menurutnya, Sibua Lamo adalah rumah besar yang menghimpun semua elemen yang ada di Kabupaten Morotai.

"Sibua Lamo adalah rumah besar, rumah kita semua, rumah tempat berkumpul semua komponen, etnis orang Tobelo-Galela,"ucapnya

Dalam sambutannya, Ia dengan bangganya bahwa Suku Tobelo-Galela telah memberikan konstribusi besar dalam mengusir penjajah termasuk menjaga kedaulatan NKRI

."Ekspansi sampai ke Maluku Sulawesi dan lainnya, sejarah telah membuktikan bahwa orang Tobelo Galela bisa mewujudkan NKRI, sultan Baabullah dan Sultan Nuku mengusir Portugis, dan itu tentaranya dari suku Tobelo Galela, orang changa bisa merangkum atau mewujudkan NKRI."jelasnya

Ia mengaku organisasi Sibua Lamo tidak hanya cenderung pada politik, melainkan juga pada pada pengembangan adat istiadat serta menjaga persaudaraan sesama anak bangsa.

"Sibua Lamo bukan hanya sekedar kepentingan politik, akan tetapi ada visi yakni membangun Malut berkarakter kepulauan dan nilai nilai, misi, membangun adat istiadat kerukunan Togale, membangun keberagaman etnis dalam keyakinan keagamaan/spiritual."ungkapnya

Sementara ketua Sibua Lamo Kabupaten Pulau Morotai M Djan Mangoda, dalam sambutannya mengatakan bahwa suku Togale tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Provinsi Malut, namun suku Tobelo Galela secara historis digambarkan sebagai komunitas suku suku di pedalaman Halmahera yakni Talaga Lina di Halut dan menyebar ke pesisir misalnya Morotai, Loloda dan sebagainya.’disebut Morodina dan Morodai’

Ia juga menggambarkan bahwa Sibua Lamo adalah rumah besar, tempat berkumpul atau rumah kita bersama dan memiliki penyatuan senasib dan sepenanggungan

"Sibua Lamo adalah rumah besar, yang menjunjung nilai nilai kebenaran satu keturunan atau 1 sodomi Moi."terangnya . seraya Ia berharap dengan hadirnya Sibua Lamo di Morotai, bisa memberikan sumbangsi terhadap Kabupaten Pulau Morotai yang dicintainya.

Saat acara pelantikan dan pengukuhan itu juga diramaikan dengan menyanyikan himne Sibua Lamo dengan mengunakan bambu hitada maupun tarian Cakalele.(Ota/red)

Komentar

Loading...