Pemda dan DPRD Gelar Paripurna Peringati Hari Jadi ke-20 Kabuputen Halut

Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut) dan DPRD Halmahera Utara (Halut) menggelar rapat paripurna peringatan Hari Ulan Tahun (HUT) ke 20 Tahun. Rapat tersebut berlangsung di ruang paripurna DPRD Halut.

TOBELO-pm.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Utara (Halut) dan DPRD Halmahera Utara (Halut) menggelar rapat paripurna peringatan Hari Ulan Tahun (HUT) ke 20 Tahun. Rapat tersebut berlangsung di ruang paripurna DPRD Halut.

Adapun tema HUT ke-20 Kabupaten Halut adalah “Mantapkan infrastruktur dan tingkatkan ekonomi masyarakat serta mendorong transformasi digital”.

Ketua DPRD Halut, Janlis Kitong mengatakan, perputaran waktu yang terjadi secara alamiah tanpa terasa telah mengantarkan pada bulan kelima (Mei) 2023.  Di mana pada bulan itu tepatnya 31 Mei 2023 adalah hari bersejarah terbentuknya Kabupaten Halut.

“Tentunya kita semua tahu bahwa berdasarkan sejarah, tanggal 31 Mei 2003 adalah hari lahirnya Kabupaten Halmahera Utara yang dilegitimasi melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2003. Hari ini, kita kembali memperingati Hari Ulang Tahun ke 20 Kabupaten Halut,” ujarnya.

Lanjut Janlis, semua patut memaknai bahwa peringatan ulang tahun bukan sekedar acara serimonial belaka yang dilaksanakan tanpa makna, tetapi lebih dari pada itu. Kata dia, ni menjadi moment berarti bagi semua untuk mereflekesikan kembali hari bersejarah tersebut seraya merenungkan perjalanan berkabupaten secara definitif yang sudah berlangsung selama kurun waktu 20 tahun.

“Peringatan Hari Ulang Tahun menjadi sesuatu hal yang sangat penting, karena memiliki dua makna yang sangat esensial. Pertama bermakna peringatan yang bersifat ke dalam, dalam artian untuk evaluasi, introspeksi, agar sadar akan keberadaan jati dirinya sebagai referensi untuk ke depan yang lebih baik. Kedua, bermakna perayaan yang dikandung, maksud sebagai suatu pengamatan bahwa hari itu adalah hari jadinya sebagai tanggal keberadaannya,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Halut, Muclis Tapi Tapi menuturkan, tema HUT kabupaten yang diarahkan untuk semakin mantapkan infrastruktur sebagai unsur penting pembangunan ekonomi bagi kesejahteraan masyarakat, serta melakukan transformasi digital dalam pekerjaan semua unit untuk mendapatkan produktifitas kerja yang terukur berkualitas dan berdaya saing.

“Marilah kita terus tingkatkan pencapaian indikator kinerja pemerintah daerah, karena

pencapaian indikator tersebut mencerminkan kehadiran pemerintah daerah di tengah-tengah masyarakat, untuk mengatasi persoalan kebutuhan dasar, yang meliputi: infrastruktur dasar, antara lain berupa: jalan, listrik, air bersih, dan yang terkait lainnya. Di sinilah dibutuhkan ketajaman arah dan kebijakan pembangunan daerah, serta konsistensi program kegiatan sebagaimana dokumen perencanaan daerah berdasarkan skala prioritas, dan anggaran yang proporsional,” tuturnya.

Lanjutnya, memperhatikan perubahan regulasi terkait keuangan daerah, yakni pengalokasian anggaran yang semakin ketat dengan peruntukan sudah ditetapkan pada bidang tertentu, yakni: infrastruktur, pendidikan dan kesehatan, serta P3K, maka fleksibilitas anggaran semakin dibatasi, yang akhirnya berkonsekuensi pada pembatasan program kegiatan tertentu. Di sinilah diperlukan kebijakan anggaran serta politik anggaran yang harus diperkuat.

“Memperkuat kohesi sosial masyarakat agar tidak rentan pada berbagai dinamika pergesekan, disharmoni, dikotomi, yang pada gilirannya berakibatkan pada instabilitas daerah,” tukasnya.

Komentar

Loading...