Penjelasan Kejari Halut Terkait Dua WNA Filipinah Kabur dari Tobelo

Kajari Halut, Agus Wirawan Eko

TOBELO-pm.com, Kepala Kejari Halmahera Utara, Agus Wirawan Eko Saputro angkat bicara terkait dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Filipinah yang kabur.

Dua WNA terdakwa kasus imigran itu kabur setelah Pengadilan Negri Tobelo tidak mengeluarkan surat penahanan.

Sialnya, dua WNA pasangan suami istri itu kabur di tengah proses persidangan. Padahal Kejaksaan Negeri Halut dalam proses sidang terdakwa kasus imigran telah meminta kepada PN Tobelo untuk dikeluarkan surat penahanan. Namun permintaan Kejari itu, tidak diindahkan.

"Kami Kejari Halut setelah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti lalu kami tahan di lembaga pemasyarakatan, selanjutnya kami limpahkan berkas perkara ke pengadilan untuk dilakukan proses pemeriksaan di persidangan," kata Agus, Minggu (29/1/2023).

Lanjut Agus, proses pemeriksaan di persidangan Kejari meminta agar dikeluarkan penetapan penahanan. Namun Pengadilan Negeri Tobelo hingga proses persidangan berjalan tidak mengeluarkan penetapan penahanan.

"Pengadilan Negeri Tobelo tidak mengeluarkan penetapan penahanan. Setelah sidang pertama pembacaan dakwaan dan saksi-saksi selanjutnya majelis hakim menunda satu minggu untuk pemeriksaan ahli," akunya.

Pada saat sidang berikutnya, sambung Agus, kedua terdakwa sudah tidak berada di Tobelo. Pasangan suami istri RAC alias Reynalod dan IBT alias Jenny itu masuk ke Indonesia tanpa melalui pintu tempat pemeriksaan Imigrasi.

"Dua terdakwa tidak berada di Tobelo. Kami Kejari Halut telah melakukan pencarian dibantu oleh Polres dan petugas Imigrasi namun hingga saat ini belum kami dapatkan," bebernya.

Komentar

Loading...