MOROTAI-PM.com, Baru selesai dibangun dan belum sempat terpakai. Atap Lima gedung Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang di bangun di Central Bisnis Distrik (CBD) dengan menggunakan multiyears Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 32 miliar, Rabu (1/9/2021) ambruk.
Berdasarkan amatan media ini di lokasi kejadian, lima gedung yang dibuat dalam bentuk petak itu saat ini tidak lagi mempunyai atap. Karena atap yang terbuat dari spandek dan baja ringan itu ambruk dan lepas. Diduga kuat, penyebabnya karena tiupan angin dan tidak kuatnya mur penahan rangka baja. Bahkan, seluruh rangka baja dan spandek lepas dan jatuh di belakang gedung Bumdes.
Sementara disisi yang lain, gedung yang berada di sebelahnya tidak bermasalah padahal model bangunan atau typenya sama.”Kemungkinan dia pe mur penahan rangka baja yang dipasang di dinding tidak kuat, baru pas angin sehingga lima rangka bangunan lepas dan jatuh ke belakang.”ungkap Ardi, salah satu saksi mata.
Menurutnya, jatuhnya rangka baja itu patut dipertanyakan kualitasnya, sebab, yang makanya proyek harus baik dan bisa bermanfaat untuk orang banyak.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jufri Latif, pada proyek Bumdes ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan bahwa rangka baja jatuh karena angin.
“Angin puting beliung, pemasangan tadi angin kacang itu dong belum pasang kuda kuda dari bawa, ini saya so suru pasang kuda,”akunya. (Ota/red)


Tinggalkan Balasan