TERNATE-pm.com, Jelang bulan suci ramadan 1444 Hijriah/ 2023 masehi, Polda Maluku Utara (Malut) melaksanakan operasi pekat atau penyakit masyarakat dengan sandi Kie Raha 1 yang digelar secara kewilayaan hingga di jajaran Polres.
Kegiatan operasi pekat yang digelar dilaksanakan selama 10 hari ke depan terhitung mulai Senin, 6-16 Maret 2023 mendatang.
Plt Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Malut, Kombes (Pol) Andika Kelana Wirantara mengatakan, operasi kewilayaan pekat I 2023 bersasaran pada penyakit masyarakat, yang dapat mengganggu kegiatan, khususnya umat Islam saat menjalankan ibadah puasa selam bulan suci ramadan.
“Ini operasi cipta kondisi dalam menyambut bulan suci ramadan, sehingga masyarakat dapat melaksanakan ibadah puasa dalam keadaan aman dan nyaman,”kata Andika,Senin (6/2/2023).
Ia menambahkan, operasi pekat memiliki banyak kriteria yang ditentukan termasuk sasaran pada tempat penginapan.
“Penginapan juga masuk sasaran tempat dalam kegiatan operasi pekat yang dilaksanakan,” akunya.
Untuk sasaran kejahatan Andika menegaskan, operasi itu sasarannya pada narkoba, miras, judi, prostitusi, premanisme hingga kejahatan-kejahatan lain yang dapat mengganggu masyarakat.
“Kalau dalam operasi yang digelar selama 10 hari dan ditemukan adanya oknum yang mencoba membeking kejahatan tetap akan kita tindak, karena operasi ini adalah operasi penegakan hukum yang didukung dengan upaya-upaya peremtif maupun prefentif,” tegasnya.
Kepada seluruh anggota yang terlibat dalam operasi pekat mulai dari Polda hingga Polres jajaran dirinya menekankan, untuk melaksanakan kegiatan operasi secara maksimal guna mencapai hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.
“Harapan terbesar dalam operasi ini, agar kegiatan masyarakat selama ramadan bisa berjalan aman dan tenang, maka itu operasi harus dilakukan secara maksimal,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan