TERNATE-pm.com, Kepolisian Resort (Polres) Ternate dan TNI merespon cepat tawuran dua kelompok pemuda di Kelurahan Sasa dan Jambula pada Sabtu (22/4/2023).

Respon ditunjukan dengan mengadakan pertemuan antara, camat, kepala kelurahan, tokoh pemuda, tokoh dan agama di dua kelurahan tersebut untuk mebicarakan model penyelesaian pertikaian dua kelompok pemuda.

Kapolres Ternate, AKBP Andik Purnomo Sigit mengungkapkan minuma keras menjadi pemicu utama tawuran dua kelompok pemuda tersebut.

Pertikian tersebut sempat membesar dan membuat arus lalulintas di Jalan Raya Pertamina macet total kurang lebih dua jam, namun berhasil diredam aparat keamanan TNI-Polri.

“Tidak ada korban yang cukup parah, kerugian materil belum diketahui,” ujar Kapolres.

Foto bersama usai pertemuan konsiliasi bentrok dua kelompok pemuda Sasa dan Jambula.

Lanjut Kapolres, konsiliasi antara dua kelurahan tersebut sebagai upaya terakhir untuk menyelesaikan masalah tersebut. Ada beberapa point yang dituangkan dalam surat kesepakatan yang ditandangani bersama.

Surat kesepakatan itu akan dipegang masing-masing perwakilan tokoh masyarakat di dua kelurahan tersebut, selanjutnya nanti disosialisasikan ke masing-masing warganya.

“Minuman keras ini musuh bersama, jadi harapan kita semua masyarakat bisa membentengi diri sendiri, kita peduli minimal kita melaporkan,” ujarnya.

Dirinya meyakini minuman keras bisa diberantas apabila masyarakat di dua kelurahan bersama pihak keamanan perangani barang haram tersebut.

Kapolres juga menegaskan pihaknya maupun TNI tidak mem-buckup penjualan minuman keras di Kota Ternate.

Sementara, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1501/Ternate, Letkol Inf. Jamet Nijo mengatakan TNI tetap membackup pihak kepolisian  untuk menjada keamanan di Kota Ternate tetap kondusif.

“Kalau minuman keras ini sudah tidak ada, saya yakin Kota Ternate pasti aman,” tuturnya.

Kepala Kelurahan Sasa, Ridawan B Farman dikonfirmasi mengatakan belum mengidentifikasi berap warganya menjadi korban perkelahian tersebut.

Meski begitu dirinya berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi. Ia sangat berterima kasih kepada pihak Polres Ternate dan TNI yang dengan sigap menerjunkan aparatnya ke lokasi, sehingga tawuran bisa dilerai.

“Harapan kami kejadian ini tidak lagi terjadi,” harap Ridwan.