TERNATE-pm.com, Pengurus provinsi cabang olahraga Wushu Indonesia Maluku Utara mengelar penataran wasit juri perdana 2023.
Kegiatan berlangsun selama enam hari yakni sejak 8-14 Mei 2023 itu dipusatkan di aula Asrama Haji, Ngade, Kota Ternate Maluku Utara, dan diikuti 12 peserta wasit dan juri.
Adapun penataran dibuka resmi oleh Ketua Umum KONI Maluku Utara, Hi Jasman Abubakar, Selasa (9/5/2023. Wasit nasional yang dihadirkan ialah Purba.
Dalam sambutanya, Jasman megampresiasi gebrakan awal pengurus Wushu Maluku Utara secara mandiri menginisiasi peningkatan sumberdaya wasit dan jurinya.
Ia juga mereviu kembali masa kempimpinannya perdana sebagai Ketua Persatuan Tinju Nasional (Pertina) Maluku Utara menggelar penataran wasit juri, diikuti dengan dihelatnya kejuaran daerah pada 2012 lalu.
Kata dia, dari langkah awal itu kemudian hasilnya dipetik pada enam tahun kemudian melahirkan atlit berprestasi cabang olahraga tinju, dengan menyumbang satu medali emas pada PON Jawa Barat beberapa tahun silam.
“Saya berharap ini starting point yang benar dari Wushu Maluku Utara, sehingga ke depannya dapat meraih prestasi gemilang,” ujarnya.
Meski begitu, seperti pada forum maumpun kesempatan lainnya, mantan Sekretaris Umum KONI Malut itu kembali mengaku di balik prestasi atlit harus didukung dengan sumberdaya baik itu wasit serta hakim masing-masing cabang olahraga, sarana dan prasaran yang memadai.
“Kalau semuanya punya start yang sama, saya yakin pasti kita bisa meraih prestasi. Tentu, KONI akan mendukung kegiatan seperti ini,” tuturnya.
Dirinya berharap setelah penataran ini Wushu Maluku Utara bakal memiliki wasit dan juri yang berkompeten dan berintegritas tinggi.
“Karena tidak sedikit terjadi caos dalam setiap kejuaran apa saja baik tingkat lokal, nasional bahkan internasional disebabkan karena rendahnya integritas wasit dan juri saat memimpin pertandinga,” cetusnya.
Ia pun menitipkan spirit kepada para pserta agar menimbah ilmu dan pengalaman yang banyak dari wasit nasional, dihadirkan pada penataran tersebut.
Semetara, Ketua Umum Wushu Maluku Utara, Hi Djafar Umar mengatakan keberadaan cabang olahraga bela diri tersebut sudah cukup lama di Maluku Utara.
Bahkan, pernah menyumbang satu medali perunggu pada PON Kaltim dan Riau. Hanya saja kepugurusan Wushu setelah itu mengalami kefakuman.
Untuk menghidupukan kembali salah satu cabang olaharaga potensial itu, dirinya bersama Ketua Umum KONI Malut berinisiatif mengambil mandat kepungurasan Wushu Indonesia Pusat.
Dirinya berharap setalah penataran dan kejuaraan daerah yang bakal digelar pada 15 Mei 2023 nanti, mampu melahirkan wasit, hakim serta atlit-atlit pontensial yang mempu memberi sumbangsi prestasi bagi Maluku Utara pada event nasional nanti.
“Mudah-mudah jekak dari cabang olahraga tinju dapat ditiru oleh wushu,” harapnya.


Tinggalkan Balasan