poskomalut, L2DIKTI Wilayah XII Maluku-Maluku Utara terus mendorong Pergurauan Tinggi Swasta (PTS) berstatus unggul.
Salah satu indikator untuk mewujudkan target tersebut yakni, pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan porsi mahasiswa strata 3 atau S3.
Kepala L2DIKTI XII Maluku-Maluku Utara, Prof. Saiful Deni mengatakan, pihaknya berkewenangan mengontrol 46 PTS.
Dari jumlah tersebut, perguruan tinggi yang sudah terakreditasi guru besarnya haru 12 PTS.
Termasuk Prof. Ranita Rope yang baru saja dilantik sebagai guru besar dan Rektor UMMU pada Kamis (3/4/2026).
Untuk UMMU sendiri kata Prof Saiful, merupakan PTS yang sudah memiliki lima guru besar.
“Di ketentuan kami untuk indikator kinerja utama itu didorong agar supaya dari kementerian, pengembangan SDM itu diperketat dan juga S3-nya.
Pasalnya, di L2DIKTI XII rerata presentasi dosen S3 itu hanya 8,79% untuk Maluku Utara. Sementara Maluku baru 7,9%.
Angka itu lebih tinggi dari Papua dan Papua Barat, yakni sekitar 15%. Begitu punya APK-nya.
“APK-nya itu 2025 itu hanya sekitar 30-34, sekian%. Tentunya diharapkan agar supaya pemerintah daerah maupun dari kelembagaan kementerian kerja sama. Kerja sama dalam pengertian apa namanya sama-sama punya beban biaya untuk anak-anak S3 di Maluku Utara, sehingga APK kita bisa naik,” harap mantan Rektor UMMU itu.
Prof Saiful kembali menerangkan, di seluruh Indonesia dari 1-17 LD2 DIKTI, hanya wilayah XII belum punya perguruan tinggi unggul.
Sementara yang paling muda itu di Papua-Papua Barat itu sudah unggul. Akreditasi mereka sudah unggul. Nah, tentunya saya punya visi ke depan program itu harus unggul beberapa perguruan tinggi di Maluku-Maluku Utara harus unggul,” terangnya.
“Kemudian pengembangan SDM S3 itu perlu, sehingga ini menjadi tren untuk perolehan maupun penilaian terhadap akreditasi bisa 40%,” sambungnya mengakhiri.


Tinggalkan Balasan