poskomalut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai mengerjakan pembangunan drainase di sejumlah kawasan dalam kota.
Pekerjaan itu sebagai salah satu upaya menangani persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman, mengatakan pembangunan drainase tahun ini difokuskan pada sejumlah titik, selama ini menjadi lokasi genangan dan rawan banjir.
“Pembangunan drainase dalam kota mulai dikerjakan tahun ini. Ini merupakan salah satu bentuk penanganan banjir yang selama ini selalu dikeluhkan masyarakat,” kata Fahmi kemarin.
Ia menjelaskan, salah satu titik yang menjadi perhatian adalah kawasan Jalan Poros Darame.
Saat musim hujan, aliran air dari kawasan tersebut mengarah ke Desa Muhajirin dengan debit yang cukup besar sehingga kerap menyebabkan banjir di permukiman warga.
Selain kawasan Darame-Muhajirin, pembangunan dan penanganan drainase juga menyasar sejumlah titik lainnya, di antaranya Desa Gotalamo, kompleks MTQ, dan Desa Pandanga.
Fahmi menambakan, pembangunan drainase diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan maupun banjir, terutama saat curah hujan tinggi.
“Penanganan ini kita lakukan secara bertahap dengan melihat titik-titik yang selama ini menjadi persoalan bagi masyarakat,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan