HALBAR-PM.com, Meskipun sampai saat ini masih banyak honor petugas penanganan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) yang belum terbayarkan, tetapi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halbar nampak tak peduli dengan itu, malah memilih merehab gedung logistik.
Bahkan, anggaran rehab gedung diambil dari anggaran Covid-19 senilai 220 juta. Namun anehnya dalam realisasinya hanya Rp. 181 juta, sementara sisanya tidak ketahui penggunaannya.
Kasubag Keuangan BPBD Halbar, Samiun Mohamadin saat ditemui Posko Malut, Rabu (7/4) mengatkan, anggaran 220 juta digunakan untuk rehabilitasi gedung logistik milik BPBD.
“Anggaran yang digunakan rehabilitasi gedung logistik Rp181 juta dengan jagka waktu kalender 40 hari berjalan. Gedung itu untuk ditaru bantuan logistik Covid-19,”jelas Samiun.
Saat ditanya sisa anggaran, dirinya langsung mengalihkan pembicaraan seakan menutupi hal tersebut. “Tak usah dipublikasikan, nanti menjadi sorotan media,” akuinya. (wm01/red)