JAILOLO-PM.com, Berkas pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara Ahmad Zakir Mando dan Pdt Alpinus K Pay diletakkan ke dalam keranjang ikan milik nelayan dan saloi milik seorang ibu petani warga asal Tobaru.
Berkas itu, ditenteng oleh petani dan nelayan dari radius 50 meter dari KPUD Halbar, didampingi paslon Bupati dan wakil serta para imam dan pendeta bahkan sejumlah toko masyarakat, toko adat pemuda dan partai pengusung Golongan Karya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Minggu, 6 September 2020.
Seorang ibu petani yang diketahui bernama Ratna Lenge, kepada wartawan mengaku terharu dengan penghargaan dari paslon Zaman-Pay atas kepercayaan membawa berkas berharga berupa rekomendasi partai dan administrasi lain yang diisi dalam saloi untuk di antar ke KPU Halbar.
Dia mengaku, bahagia karena saloi miliknya biasanya dipakai untuk mengisi peralatan berkebun dan bibit tanaman serta hasil panen berupa pisang dan kasbi. Namun, tanpa sengaja diminta untuk diisi berkas untuk diantarkan ke KPUD.
Ibu yang berusia berkisar 60 tahun itu berharap kecintaan Paslon ZAMAN-PAY terhadap petani dapat membawa berkat dan hikma disaat kepemimpinan Halbar nanti.
Sementara nelayan bernama Rogu dan Malang pada wartawan mengaku, penghargaan keranjang yang diisi berkas tidak bisa diukir dalam kata-kata. Namun, dia berdoa ketulusan hati Paslon ZAMAN-PAY yang mengangkat derajat nelayan dan petani dapat memperoleh balasan dari Tuhan.
Terpisah paslon bupati Ahmad Zakir Mando dan Wakil Bupati Alpinus K Pay saat konfrensi pers di ruang media center KPU Halbar mengaku, yang menjadikan seseorang itu bupati dan wakil di Halbar karena dipilih oleh petani dan nelayan. Namun, jarang penghargaan itu diberikan.
Dirinya dan pak Pdt Alpinus K Pay memberi hadia istimewa kepada petani dan nelayan dengan simbol melibatkan kedua unsur itu untuk membawa berkas ke KPU menggunakan saloi dan keranjang ikan,”katanya. (Sam/red)



Tinggalkan Balasan