TERNATE-pm.com, Praktek komersialiasi aset pemerintah yang diduga menyeret Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate, Muhammad Syafei menuai kecaman.

Kepala DLH dan Kepala Bidang Presampahan, Asmal dinilai tidak punya niat baik menjalankan perintah Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate mengatasi masalah sampah.

Mereka diduga memanfaatkan jabatan dengan menyewakan armada sampah berupa bomag ke kontraktor untuk meraup keutungan pribadi.

Ketua Bidang Lingkungan Hidup DPD IMM Malut, Robbi Umagapi menyebut laku kepala dinas dan bawahanya sangat disayangkan.

Ia menyebut DLH harusnya fokus terhadap penanganan sampah yang selalu menjadi isu krusial di masyarakat.

“Ini menunjukan sikap tidak etis dan harus ditindak tegas oleh Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman,” desak Robi kepada poskomalut, Rabu (29/4/2025).

Ia juga menduga ada persekongkolan antara petinggi di DLH. Sebab itu, jika dugaan tersebut didalami dan ditemukan bukti penyewaan aset pemerintah, hal ini bisa digirng kepada penegak hukum.

“Wali kota Ternate harus tegas mengusut mengevaluasi Kadis DLH. Masalah ini sangatlah krusial. Misi wali kota dan wakil wali kota tidak bisa jalan jika bawahnnya bermental buruk seperti ini,” bebernya.

Di sisi lain Kepala DLH Ternate masih belum buka suara terkait dugaan tersebut.

Adapun, alat berat bomag diduga disewakan untuk melayani pekerjaan jalan di Lingkungan Marikrubu, Kota Ternate.

Mag Fir
Editor