JAILOLO-PM.com, Dinas Pendidikan Kebudayaan (Dikbud) Halmahera Barat memastikan aktivitas belajar mengajar di tahun ajaran baru 2021, baik tingkatan PAUD, SD, SMP maupun SMA sederajat diperkenankan memberlakukan sistem belajar tatap muka, dengan memberlakukan sistem shift. Penerapan tatap muka, sebelumnya telah diberlakukan setelah memasuki new normal dampak pandemi Covid-19.
“Untuk Halbar sendiri tetap kita masih berlakukan sisitem shift, karena wilayah Halbar juga masih zona oranye. Pemberitahuan beraktivitas melalui dinas ini juga sebelumnya ditindaklanjuti oleh pihak sekolah dengan menggelar rapat bersama komite dan orang tua siswa, karena ini butuh persetujuan para orang tua siswa,” terang Kadikbud Halbar Pilemon Piuw kepada wartawan, Senin (04/01).
Aktivitas belajar mengajar yang sudah mulai normal itu, setiap sekolah diwajibkan memberlakukan sisitem shift. Misalnya, jika dalam satu kelas terdapat lebih dari 10 siswa, maka akan dibagi shift. Skemanya, dengan batas waktu sekitar setengah jam, dilanjutkan lagi dengan shift berikut sebagai bentuk pencegahan.
“Karena penerapan work home dalam proses belajar – mengajar kadang tidak efektif. Karena sistem seperti itu butuh peran dari orang tua siswa untuk mengawasi anak – anaknya,” ucapnya.
Meski demikian, setiap sekolah diwajibakan tetap menerapkan protokol Covid-19. Salah satunya mewajibkan tenaga pengajar maupun siswa mengenakan masker saat proses belajar-mengajar berlangsung. “Sudah jelas bahwa penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan,” tutupnya. (wm01/red)



Tinggalkan Balasan