JAILOLO-PM.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) memastikan jumlah quota vaksin tahap pertama yang nantinya didistrubusi sebanyak 900 lebih. Angka tersebut berdasarkan jumlah tenaga kesehatan serta tenaga farmasi yang tersebar di dinas dan tenaga medis yang tersebar di 14 Puskesmas se Halbar.

Kadinkes Halbar, Rosfntje Kalengit pada Posko Malut, Selasa (12/01) mengungkapkan, jumlah penerima vaksin Corona itu berdasarkan data yang dilaporkan ke pusat. Nantinya ada pembritahuan melalui SMS dimasing-masing nomor handphone melalui pusat yang diwajibkan disuntik vaksin.

“Untuk quota Halbar kita belum tahu berapa banyak.Yang pasti kelompok pertama yang akan disuntik tenaga medis yang berdasarkan laporan ke pusat berjumlah 900 orang lebih,” ungkapnya.

Rosfintje menegaskan, pemberian vaksin bagi tenaga medis merupakan kewajiban dan harus dipatuhi oleh semua pegawai medis, selaku garda terdepan, yang menjaga diri terlebih dahulu sebelum mengobati orang lain.

“Untuk pemberian vaksin yang disuntik nantinya melalui setiap puskesmas,” katanya.

Disinggung soal pemberian caksin terhadap pejabat baik Bupati, Wabup, pimpinan SKPD dan anggota DPRD, dia mengaku sejauh ini belum ada konfirmasi resmi pejabat mana saja yang bakal masuk daftar pertama orang dibaksin.

“Untuk pejabat belum masuk daftar.Kalau sudah ada informasi akan kami sampaikan,” ujarnya.

Untuk wilayah Halbar, lanjutnya, masih masuk katagori zona oranye dan belum ada temuan claster terbaru. Dimana keberadan lokasi karantina yakni rumah susun (Rusun) sendiri hingga saat ini sudah kosong,dan dipastikan belum digunakan. (wm01/red)