MABA-pm.com, Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) dianggap tidak serius menangani masalah hibah lahan ke Satbrimob Polda Maluku Utara.
Pasalnya, hingga saat ini Pemda Haltim dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tidak pernah menghubungi ahli waris untuk menyelesaikan hibah lahan yang bermasalah.
Fuad Yakub menyampaikan sebagai ahli waris, pihaknya pertanyakan sejauh mana langkah Pemda Haltim membentuk tim untuk mengkroscek lahan bermasalah. Jelasnya menurut dia, lahan tersebut jelas bermasalah.
“Sampai saat ini pemda tidak perna hubungi ahli waris untuk koordinasi lahan. Malah kami ahli waras yang kejar-kejar Pemda untuk sikapi persolan tersebut,” ujarnya.
Fuad mengaku sudah bertandang ke kediaman Sekertaris Daerah untuk pertanyakan kejelasan masalah tersebut namun tak dapat ditemui.
“Kami juga bawah surat dokemem tanah untuk perlihatkan ke Sekda tapi tidak bisa ketemu,” ungkapnya.
“Kami ahli waris kecewa, jangan sampai pemda tidak serius sikapi persolan ini, karna yang jelas lahan itu bermasalah,” sambungnya.
Fuad menegaskan, ahli waris meminta bupati Haltim, Ubaid Yakub kembalikan lahan mereka yang dihibahkan ke Brimob.
“Tanah itu sudah bermslah bukan semenjak dihibakan ke Brimob, tapi sudah 5 tahun lalau perna sengketa. Kami masrakat kecil kcewa langkah Bupati Haltim, Ubaid Yakub dengan sengaja hibahkan lahan ke Sat Brimob Polda Malut,” tandasnya.
Terpisah, Ketua DPRD Haltim, Dhjon Ngoraitji dikonfirmasi mengaku, dalam waktu dekat bakal memanggil pihak ahli waris dan Pemda.
“Kami akan memanggil ahli waris dan instansi bersangkutan untuk menyelesaikan permasalahan lahan tersebut,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan