JAILOLO-PM.com, Kasus kebakaran di Halmahera Barat mengalami kenaikan. Pasalnya dari data yang dihimpun media ada sebanyak 10 kasus di tahun 2020.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Kabid Damkar) Satpol PP dan Damkar Halbar Djurahman Selpia, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (24/11) mengaku, adanya peningkatan kasus kebakaran di tahun 2020 dibandingkan pada tahun 2019 yang hanya 3 kasus sementara 2020 naik menjadi 10 kasus.
“Pada 2019 ada 3 kasus kebakaran yang ditangani Damkar diantaranya 1 unit kios di Desa Soakonora Kecamatan Jailolo, terus salah satu lahan hutan di desa Balisoang Kecamatan Sahu, serta 1 unit Mobil angkut Kopra di Desa Taboso,”katanya.
Menurutnya kerugian material totalnya pada 2019 ditaksir sekitar 20 juta sekian. Sementara itu dirinya menyebutkan ada tren peningkatan terjadi pada 2020 dari Januari hingga November ini ada 10 kasus kebakaran diantaranya, kebarakan hutan di Bobanehena, 1 Unit rumah di Bobanehena, 1 Unit rumah di Jalan Baru, 1 unit rumah di Hatebicara.
1 unit rumah makan ikan mujair di Hatebicara Kecamatan Jailolo, 1 unit rumah di Aketola Kecamatan Sahu Timur, 1 unit Kapsalon di Kuripasai Kecamatan Jailolo, 1 buah pohon di samping kantor PLN Cabang Jailolo, Salah satu lahan Alang-alang disamping Polsek Jailolo yang berdekatan dengan pemukiman, serta 1 unit tempat duduk atau pangakalan ojek di Soakonora Kecamatan Jailolo.
“Terkait kerugian material totalnya di 2020 ditaksir sekitar 50 juta sekian, namun kita bersyukur di 2019 dan 2020 tidak adanya korban jiwa,” jelasnya.
Dirinya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Halbar lebih memperhatikan lagi soal penambahan armada di 2021, karena menurutnya armada yang dimiliki saat ini berupa mobil damkar hanya 2 unit. (wm01/red)

Tinggalkan Balasan