JAILOLO-PM.com, Ketua DPRD Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) Charles Richard mengimbau kepada mahasiswa di Halbar agar tidak menggiring isu Omnibus law dengn isu SARA. Dirinya meminta mahasiswa agar fokus mengawal isu penolakan UU Cipta Kerja ini, sehingga tidak ada ketersinggungan.
“Kamis kemarin, mereka menyurat ke DPRD tapi pimpinan DPRD sedang cuti karena bertugas megawal calon Bupati dan wakil bupati sehingga kami tidak masuk kantor. Kamis dan Jumat sampai hari ini baru kami bertemu dengan adik-adik mahasiswa,” ujar ketua DPRD Charles Richard.
Didalam rapat itu tidak ada tekanan hanya saja mahasisa telah menyiapkan skema dari awal. “Saya mengikuti rapat dari awal dan sudah tahu langkah mereka mengambil mic pertama sudah lihat dia berbuat onar,” ungkapnya.
“Apalagi mereka menyebut saya Ketua DPRD orang cina, nah ini yang saya larang karena ini bukan bicara suku disini. Kalau mereka mau tahu saya ini bukan orang cina , saya ini keturunan cina dan sya ini bangsawan tapi tidak pernah sombong karen keluarga saya sebelah muslim sebelah non muslim, ini yang membuat kita semua salin menghargai,” pintahnya.
“Secara Organisasi saya meminta keluarkan dia yang membuat onar supaya dia saja sendiri bukan dari organisasi lain, agar keadaan jangan gadu. Kita keluarkan dia dalam arti keluar dari ruang rapat ini dan itu saya masih mengambil secara rasional,”tutupnya. (wm01/red)



Tinggalkan Balasan