MABA-pm.com, Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) melalui Frasi Garasi Demokrasi Indonesia dan Fraksi NKRI meminta Pemda Haltim dalam hal ini Dinas Pertanahan Lingkungan Hidup dan Pertanahan (DLHP) Halmahera Timur (Haltim), memantau penanganan limbah di Blok Mornopo yang tidak berjalan efektif.

Fraksi Garasi Demokrasi dan Fraksi NKRI melalui Juru bicara, Hasanudin Lajim dan Yefri Maudul mengatakan, penanganan limbah sedimentasi akibat kegiatan tambang PT Antam di Blok Moronopo harus secepatnya diselesaikan.

Menaggapi itu, Kepala Dinas DLH Haltim, Harjon Gafur menyampaikan, tindak lanjut penyampaian DPRD, pihaknya dengan PT Antam Tbk menyiapkan agenda untuk mencari tahu informasi progres penanganan limbah di Blok Mornopo.

“Selasa, besok kami akan rapat dengan pihak PT Antam, bersama dengan beberapa dinas terkait diantaranya perikanan, perijinan, PUPR dan Dinas Perkim agar menindaklanjuti penanganan Blok Mornopo dilakukan PT Antam yang tidak efektif,” ujar Harjon, Senin (12/092022) saat ditemui di kantornya.

Kata Harjon, secara kasat mata, penanganan sedimen yang dilakukan PT Antam mengunakan alat feo tube di Blok Moronopo terhambat dan tidak berjalan efektif.

“Jadi harus dilakukan dengan serius, sehingga tidak terjadi lagi kasus-kasus yang hingga saat ini belum bisa diselesaikan PTAntam, seperti penyebaran sedimen di pesisir laut Moronopo,” pungkasnya.