TERNATE-PM.com, Waki Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Nono Sampono mengharapkan tidak terjadi Duplikasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang bakal berlangsung pada 9 Desember nanti di beberapa Kabupaten dan Kota di Maluku Utara (Malut), khususnya di enam desa perbatasan Kabupaten Halbar dan Kabupaten Halut.
“Pilkada 9 Desember nanti, yang juga akan terjadi di warga enam desa perbatasan Halbar dan Halut jangan sampai ada hak suara yang hilang dan jangan terjadi duplikasi,”kata Nono Sampono kepada wartawan, usai pertemuan dengan jajaran Pemrov Malut, Forkopimda, KPUD, Bawaslu, Pj Bupati/walikota se-Malut di Royal Resto, Kamis (19/11/2020).
Menurut purnawirawan TNI berpangkat Letjen ini, dirinya mengharapkan silahkan saja warga masyarakat di lingkaran enam desa tersebut harus memilih pada 9 Desember nanti.”Saya anjurkan memilih tetapi tergantung KTP masyarakat. Karena KTP adalah identitas yang tak bisa digandakan,”ujarnya.
Lanjutnya, bakal dirinya mengusulkan agar semua hal di wilayah enam desa dalam momentum Pilkada nanti semua itu menjadi tangunggungjawab kerja para penyelenggara dilapangan.
“Saya berpulang kepada teman-teman di lapangan juga baik KPU, Bawaslu, Panwas dan pihak kepolisian. Karena kejadian enam desa ini seperti saya berikan informasi sedikit dalam kegiatan kali ini persis kejadiannya seperti di daerah Maluku, antara wilaya yang sudah mekar menjadi kabupaten. Namaun ada dua dusun yang masi tetap ikuti daerah sebelumnya juga di kotes pesta demokrasi begini,”pungkasnya. (sam/red)


Tinggalkan Balasan