poskomalut, Di Kota Ternate terdapat trend baru yang ditampilkan gen Z atau generasi digital.
Tren tersebut dinilai membahayakan dan tidak patuh dicontohkan, karena lampu traffic light di Kota Ternate dijadikan sebagai angel foto dengan pose tidur dan duduk.
Hal ini kemudian ditanggapi Kapolres Ternate, AKBP Anita Ratna Yulianto melalui Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Ternate, AKP Farha.
“Saya selaku Kasat Lantas Polres Ternate menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ternare khususnya generasi Z yang saat ini banyak trend yang muncul di media sosial, gunakan trend yang positif jangan yang negatif,” kata Farha kepada awak media, Senin (15/9/2025).
Farha menilai, trend yang diperagarakan generasi Z saat ini sangat membahayakan, apalagi menjadikan lampu traffic light sebagai angel foto.
“Saya imbau gen Z marih kita sama sama menjaga ketertiban di jalan raya. Kalau mau yang viral silahkan cari trend yang positif jangan yang membahayakan apalagi menggunakan badan jalan sebagai objek potret,” tuturnya.
Menurut Farha, beredar foto di platon media sosial (TikTok) terdapat lampu traffic light di Kelurahan Kalumpang, Ternate Tengah dan di Kelurahan Jati, Ternate Selatan sering kali dijadikan sebagai tempat bersua foto pada pukul 02:00 WIT dengan pose tertidur dan duduk di bawah lampu.
“Nanti kalau misalnya ada kendaraan di jam itu dan kosentrasi pengendara menurun lalu tertabrak gimana, karena itu tidak diperuntukannya lampu trafic light untuk jadi tempat ambil gambar itu sangat membahayakan,” jelasnya.
Mantan Kasat Lantas Polresta Tidore itu menyarankan agar genarsi Z lebih baik mengikuti olahraga, seperti fun run untuk menjaga kebugaran tubuh atau demi kesehatan yang bagus.
“Walaupun fun run sering dibilang pelari fomo juga tidak jadi masalah, dari pada ikut tren duduk atau tidur di tengah jalan tidak baik,” ucapnya.
Ia menyampaikan, setiap malam anggotanya berserta personel Samapta terus melakukan patroli.
“Di jam 21:00 WIT anggota piket melakukan patroli dan jam 02:00 WIT itu patroli untuk antisipasi balap liar, karena di Kota Ternate banyak orang orang yang melakukan kegiatan di larut malam,”terang Farha.
“Patroli itu jika menemukan kegiatan kegiatan balap liar atau duduk di tengah jalan seperti di bawah lampu traffic light maka kita amankan,”sambungnya.
Selain itu ia meminta perhatian kepada orang tua agar mengawasi dan mengontrol anak-anak di bawah umur yang sering pulang rumah lewat pada pukul 22:00 WIT.
“Minta tolong jika anak-anak masih di bawah umur agar dikontrol, sehingga lewat pada jam 10 sudah di rumah. Lewat jam 10 kalau anak belum di rumah harusnya dicari, sehingga tidak membiarkan mereka berkeliaran, karena biasanya anak-anak yang masih sekolah SMA dan SMP,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan