poskomalut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Maluku Utara terus memperkuat pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Penguatan itu dilakukan melalui program Serangkaian Kurasi UMKM & Wirausaha Unggulan Bank Indonesia (SERUMBI) 2026.
Kepala BI Perwakilan Maluku Utara, Handi Susila, menyatakan langkah ini bertujuan meningkatkan kapasitas, promosi, hingga perluasan akses pasar produk lokal ke kancah global.
“Berdasarkan data terbaru, KPwBI Maluku Utara saat ini tercatat memiliki 7 UMKM binaan dan 24 UMKM mitra,” ungkap Handi saat kegiatan media briefing, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan kesadaran para pelaku usaha di Maluku Utara untuk mengembangkan skala bisnis mereka.
“Beberapa UMKM yang masuk dalam kategori binaan di antaranya adalah Mayana Ecoprint & Craft, Puta Dino Kayangan, Ifamoy, Ummi Habibie, Tanawan, RoaZ, dan Pakesang,” katanya.
Sementara itu, kategori mitra mencakup puluhan unit usaha lainnya yang bergerak di sektor kerajinan, pangan, hingga modest fashion, seperti Anna Star, Cokelat Sulamina, UD Jasmine, Lely Bintang, Putri Bajo, Fala Satu Putri, hingga Fajarujati.
Melalui integrasi program ini, Bank Indonesia berharap UMKM di Maluku Utara tidak hanya mampu menguasai pasar lokal, tetapi juga memiliki daya saing tinggi untuk menembus pasar internasional melalui kurasi yang ketat dan promosi yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan