poskomalut.com
baner header

Begini Kronologis Terbakarnya Mobil Ketua Bawaslu Tidore

TIDORE-PM.com, Satu unit Mobil Daihatsu Terios warna hitam, dengan Nomor Polisi DG 1782 KD, yang di kendarai Ketua Bawaslu Tikep, Bahrudin Tosofu, terbakar saat sedang melintas di jalan, perbatasan Kelurahan Gurabunga dan Folarora, Kamis (03/10/2019)

Kapolres Tidore, AKBP Doly Heriyadi SIK, M.Si saat dihubungi poskomalut.com malam tadi mengatakan, kronologis kejadian, pada puku16.34 WIT, saat Ketua Bawaslu Baharudin Tosofu beranjak dari kantor hendak kembali ke rumahnya, yang berada di Kelurahan Gurabunga, dengan mengendarai kendaraan mobil Daihatsu Terios, namun dalam perjalanan pulang, pada saat sesampainya di perbatasan antara Kelurahan Folarora dan Kelurahan Gurabunga, dimana kondisi jalan yang cukup menanjak, mobil tersebut tiba-tiba meledak dan mengeluarkan percikan api pada bagian Kap depan mobil, dan seketika itu juga, pengemudi mobil menarik handle rem (rem tangan) pada saat mobil posisi mundur, kemudian pengemudi bergegas keluar dari dalam mobil dan berusaha untuk memadamkan api bersama warga setempat yang kebetulan melintas, akan tetapi, api yang membakar mobil tersebut begitu cepat membesar, hingga membakar keseluruhan body mobil.

Mobil Ketua Bawaslu Tidore Terbakar (Foto Ist)

Selanjutnya, pada pukul 17.00 WIT, api yang membakar mobil tersebut dengan sendirinya padam, kemudian personil pemadam kebakaran yang tiba di lokasi, kembali menyemprotkan APAR (tabung pemadam kebakaran/Powder).

“Selanjutnya pada pukul 18.00 WIT, sebuah mobil tangki milik Satpol PP Tidore,  tiba di lokasi kejadian dan menyemprotkan air pada mobil, untuk memastikan tidak ada lagi api yang berada pada bangkai mobil tersebut,” katanya.

Kerugian materil yang dialami Ketua Bawaslu Tikep atasa terbakarnya, 1 unit mobil Daihatsu Terios, dengan status kepemilikan kontrak selama 1 tahun habis terbakar dan kerugian di perkirakan mencapai Rp 100 juta. “Kerugian diperkirakan Rp 100 juta lebih,” katanya. (tox)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: