poskomalut.com
baner header

Bupati Benny Lantik Andarias Jadi Sekda Morotai

MOROTAI-PM.com, Bupati Pulau Morotai Benny Laos, Senin (10/5/2021), melantik Andarias Thomas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Morotai.

Pelantikan orang nomor tiga di Pemerintahan Morotai bertempat di ruang aula kantor DPRD Morotai itu berdasarkan Surat Keputusan (SK), berdasarkan Keputusan Gubernur Provinsi Maluku Utara Nomor : 821.2/KEP/JPT/47/IV/2021 Tanggal 26 April 2021.

Andarias yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Sosial provinsi dan staf ahli Gubernur Malut itu digeser ke Morotai menjadi sekda menggantikan Muhammad Maaruf Kharie.

Bupati Benny dalam sambutan awalnya meminta maaf kepada Alfatah Sibua, lantaran Alfatah awalnya diorbitkan menjadi calon Sekda di Morotai. Hanya saja, karena terkait kebijakan Gubernur berdasarkan aturan yang berlaku maka Alfatah belum bisa menjadi sekda Morotai.

“Saya meminta maaf kepada pak Alfatah Sibua, Saya sudah diminta kordinasi pejabat pengganti, saya usulkan lewat telpon, kalau bisa bupati usulkan nah saya usulkan saudara Alfatah tapi kejadianya hari ini berbeda, saya sebagai aparatur sebagai Bupati  harus menghormati asas dan tata kelola pemerintahan,”katanya.

Menurutnya, berdasarkan peraturan nomor 3, Sekda Morotai sebelumnya menjadi pejabat memiliki masa jabatan 3 bulan dan sudah melampaui batas sehingga harus diganti dengan yang lain.

“Kepres nomor 3, sekda sebelumnya sebagai pejabat yang masa berlakunya 3 bulan, tapi sudah melampau batas, sesuai dengan Permendagri maka Mendagri harus mengirim dari provinsi, tanpa mengacu pada usulan kepala daerah, ini sudah cukup lama dari tahun lalu saya pending terus, koordinasi terus, dari akhir tahun kemarin,”jelasnya.

“5 hari  waktu  SK pemberitahuan saya terima hari Jumat sehingga kelihatannya agak dadakan, padahal SK-nya saudah lama cuman saya tarik ulur, karena kita harus taat hukum,”terang Benny.

Dirinya berpesan kepada Sekda yang baru dilantik agar segera melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai sekretaris daerah.

“Saya minta kepada pak Andarias untuk melakukan  sebagai sekda, pesan saya melaksanakan urusan pemerintahan berdasarkan konstitusi melayani kebutuhan masyarakat berdasarkan konstitusi, didalam kebijakan daerah tidak ada kebijakan anggaran semua transaksi  non tunai,  selaku Bupati saya tidak pernah intervensi, saya mohon karena saya tidak meminta bapak ke  ke sini, jangan membuat kegaduhan baru dalam internal kalau terjadi Saya akan mengambil Langka Dekresi saya UU 30, saya mohon kerjasamanya,”pungkasnya.(Ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: