poskomalut.com
baner header

Dinilai Lambat, Bupati Tahan Tunjangan Sekda Morotai

MOROTAI-PM.com, Baru menjabat sekitar tiga Bulan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai Andrias Thomas dikabarkan telah di phunismant oleh Bupati Morotai Benny Laos.

Kabar phunismant dengan tidak membayar Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) itu mencuat setelah Bupati meminta agar Sekda Andrias harus bekerja optimal, salah satunya terkait percepatan penyelesaian hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) disejumlah Satuan Kinerja Perangkat Daerah (SKPD).

Lantaran diduga terlambat maka orang nomor satu di pemerintahan itu melakukan phunismant terhadap orang nomor tiga di Pemda Morotai.

“Sekda juga dapa phunismant, dan phunismant itu sekda sendiri yang tanda tangan,”ungkap salah satu sumber terpercaya di kantor Bupati.

Namun, ketika masalah phunismant dan soal tandatangan itu dikonfirmasi kepadanya yang bersangkutan langsung. Andrias membantahnya.”Punismen apa ini, itu tidak benar. Tidak bukan itu, kalau LKPJ itu bukan itu, tidak ada karena kita kan sudah siap, di sana yang itu,”bantah Andrias ketika ditanyai wartawan usai melantik Direktur RSUD Morotai beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, masalah phunismant terhadap dirinya itu hanya isu saja apalagi phunismant lantaran soal penyelesaian temuan BPK.
Ditanya kembali terkait phunismant terhadap sejumlah pejabat di Badan Perencanaan Pembagunan Daerah (Bappeda) Morotai selama tiga bulan dengan tidak diberikan TKD oleh Bupati lantaran terlambat memasukan LKPJ di DPRD.

Dirinya yang saat itu bersama kepala BKD Kalbi Rasyid langsung meluruskan bahwa para pejabat di Bappeda tidak lagi di phunismant oleh Bupati.

Walaupun, beberapa waktu lalu mereka terlambat memasukkan dokumen LKPJ di DPRD.”Kemarin itu hanya ada peringatan sedikit bagi SKPD yang menangani OPD 2021, tapi itu sudah diselesaikan.

Jadi tidak di punismen karena sudah dianulir kembali. Kan itu kan hanya ini agar mereka mempercepat proses penyiapan APBD 2022, kan kemarin terkesan lambat sehingga akhirnya ada teguran untuk di percepat. Jadi tidak benar,”jelas Sekda dan Kalbi.(Ota/red)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: