Komunitas Empang Morotai Temukan Ribuan Selongsong Peluru PD II

Komunitas Empang Morotai temukan 5 karung selongsong peluru aktif dan tidak aktif baik peluru jenis gereng, Thomson maupun peluru jenis 12,7.(foto:ist)

MOROTAI-PM.com, Komunitas Petualang Anak Empang Desa Gotalamo Kecamatan Morotai Selatan (Morsel), menemukan ribuan Selongsong peluru, baik yang aktif maupun tidak aktif. Selongsong Peluru yang di temukan itu terdiri dari jenis Geren, Thomson dan 12,7 serta megazen. Bahkan, jika ditimbang maka, selongsong peluru seberat 227 kilo.

"Jadi kita dapat selongsong peluru baik yang sudah tidak aktif maupun aktif misalnya peluru jenis Geren, Thomson dan 12,7 itu seberat 227 kilo, kalau pakai karung ukuran 30 kilo itu dapat 5 karung," ungkap Jamaludin Makatika dan Muhammad Hatta, yang juga sebagai komunitas petualang anak Empang kepada Poskomalut.com, Senin (15/2/2021).

Menurut keduanya, penemuan selongsong itu adalah penemuan kedua, setelah penemuan pertama di arah hutan. Dengan menemukan bom asap, botol peninggalan Perang Dunia Dua (PD II).

"Jadi yang kita temukan itu temuan kedua, TKPnya juga di kecamatan Morsel, Sementara yang pertama itu arah SP2, dapat bom asap dan botol PD II, kita temukan sekitar Minggu lalu,"katanya.

Mereka juga mengaku, hasil temuan peluru itu disortir kembali sehingga peluru yang dianggap masih bagus langsung diserahkan ke Muhlis Eso sebagai salah satu pemerhati Sejarah PD II.

"Setelah kita sortir kembali, peluru yang masih terlihat bagus itu kita serahkan ke pak Muhlis Eso sebagai pemerhati sejarah, kita serahkan itu peluru Geren 283 butir, 27 butir Thomson dan 27 butir jenis 12,7,"aku kedua kembali.

Mereka berharap, dengan adanya temuan itu, Pemda Morotai bisa membantu mereka dalam hal fasilitas atau tempat untuk menyimpan aset bersejarah peninggalan perang itu.

"Intinya kita hanya ingin Pemda Morotai bisa seriusi untuk bisa fasilitasi tempat penyimpanan perang dunia II, karena kita juga takut hasil temuan itu disimpan di rumah karena bisa membahayakan, kalau ada wadah kan bisa aman, bisa simpan hasil temuan untuk dikoleksi,"harapnya.

Untuk diketahui hasil PD II itu juga sudah diapload di akun Facebook Muhammad Hatta dua hari kemarin dan sudah dibagikan sebanyak 334 kali.(Ota/red)

Komentar

Loading...