Didominasi Karyawan IWIP

Lakalantas di Jalan Weda-Lelilef Paling Tinggi

Jumpa pers akhir tahun bersama wartawan.

WEDA-PM.com, Polres Halmahera Tengah (Halteng) merilis selama tahun 2021 kasus kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di jalan Weda-Lelilef sebanyak 27 kasus.

Kapolres Halteng, AKBP Nico Setiawan mengatakan, rata-rata kasus lakalantas di jalan Weda-Lelilef,  itu karyawan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (Park).

"Jadi, selama tahun 2021 lakalantas di jalan Weda menuju PT IWIP itu kebanyakan karyawan, dan itu banyak kendaraan roda dua,"kata Kapolres, saat jumpa pers akhir tahun dengan wartawan.

Menurutnya, salah satu penyebab kecelakaan karena semakin banyak kendaraan yang melintasi jalan tersebut. Apalagi lebar ruas jalan Weda-Lelilef hanya berkisar 6-8 meter, sementara kendaraan yang melintasi sangat banyak, terutama di jam kerja.

"Kadang terjadi kemacetan yang panjang, sudah begitu banyak karyawan yang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi. Ini mungkin menjadi penyebab lakalantas itu tinggi,"ujar Kapolres.

Kapolres meminta semua pihak duduk bersama dengan perusahan untuk mencari solusi atas persoalan tersebut dalam rangka mengatasi lakalantas di ruas jalan Weda-Lelilef.

"Kita tidak bisa biarkan kecelakaan lalulintas di jalan Weda-Lelilef terus terjadi. Kasihan, mereka yang berangkat kerja demi keluarga. Mari sama-sama kita duduk untuk pikirkan solusinya," ucapnya.

Perwira menengah polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi ini juga telah berkoordinasi dengan DPRD membicarakan hal ini.

"Kita harus cari solusi untuk menekan angka kecelakaan lalulintas yang kerap dialami karyawan PT IWIP dan warga di jalan Weda-Lelilef,"ujarnya.

Kapolres mengimbau kepada semua warga terutama karyawan PT IWIP agar selalu berhati-hati selama berkendara. Dikatakannya, keselamatan adalah yang paling utama, harus hati-hati.

"Tidak boleh kebut-kebut di jalan, apalagi berkendara saat mabuk, itu tidak boleh. Ingat bahwa keluarga menunggu anda di rumah,"imbuhnya.

Komentar

Loading...