Total Pinjaman Capai 44 Miliar

Pembangunan Masjid Raya dan Gedung Oukumene Morotai Gunakan Dana Pinjaman

Proyek pembangunan masjid raya gunakan dana pinjaman ke PT SMI

MOROTAI-PM.com, Pemerintah Daerah (Pemda) Morotai saat ini telah membangun proyek Masjid Raya dan gedung Oukumene. Hanya saja, pembangunan itu tidak menggunakan dana dari DAU Morotai yang setiap tahun telah dianggarkan. Melainkan, menggunakan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Hal ini dapat terlihat dari total pembangunan mesjid raya dan gedung Oukumene senilai Rp 72 miliar. Pemda Morotai meminjam uang ke PT SMI senilai Rp 44 miliar. Sedangkan anggaran dengan menggunakan APBD diluar pinjaman hanya sebesar Rp 25 miliar.

"Kalau masjid raya itu dari total Rp. 57,9 miliar sekian itu pake APBD Rp. 22 miliar lebih, sisanya Rp. 35 miliar lebih itu pake dana pinjaman PEN, Kalau Oukumene itu pake APBD 3 miliar sekian, sisanya PEN Rp. 9 miliar lebih. Totalnya dia 12 miliar lebih,"jelas Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek masjid raya dan Oukumene dinas PU Morotai Ode Ari Junaedi, ketika dikonfirmasi wartawan ini kemarin.

Menurutnya, untuk proyek masjid raya dengan menggunakan dana PEN senilai 35 miliar itu, Pemda Morotai sudah merealisasikan 17 miliar sementara sisanya belum direalisasi. "Dana PEN untuk masjid raya itu 35 miliar lebih. Realisasi dana PEN baru 17 miliar sekian dan tersisa dana PEN 17 miliar lebih juga.

Dari realisasi anggaran itu terang Dia, disesuaikan dengan progres fisik yang ada di lapangan."Untuk dana masjid raya, realiasasi pembayaran total Rp. 24.882.721.968. dari total kontrak Rp. 57.975.025.000. presentasi pencairan 42 persen. Untuk presentasi fisik sudah mencapai 59 persen,"terangnya.

"Total pencairan pembangunan oukumene Rp. 10.491.425.788 sudah termasuk dengan anggaran pen. Kalau dari anggaran PEN cair senilai 8.160.069.330,"tambah Ari.(Ota/red)

Komentar

Loading...