Salah Satu Pejabat Morotai Mengamuk Di Acara Pelantikan

Tak terima pegawai luar dilantik jadi Kadis, salah satu pejabat mengamuk di acara pelantikan, Senin (15/2/2021).(foto:ist)

MOROTAI-PM.com, Ada yang menarik pada acara pelantikan pejabat esselon jabatan pimpinan tinggi utama, administrator dan pengawas dilingkup Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara (Malut). Mengapa tidak, salah satu pejabat yang bertugas di sekretariat kantor Bupati berinisial S, mengamuk di acara pelantikan yang digelar di ruang aula kantor Bupati Morotai. Senin (15/2/2021).

Berdasarkan amatan wartawan, kejadian oknum pejabat itu mengamuk ketika saat puluhan pejabat sudah berdiri untuk persiapan pelantikan, tiba-tiba pejabat S yang menggunakan pakaian keki itu datang dari arah belakang para pejabat yang mau dilantik sembari berteriak menanyakan daftar hadir.

"Daftar hadir posisi? Tra salah sudah ini, so betul ka,"teriaknya.

Teriakan S itu ternyata menjadi perhatian para pejabat yang ada di dalam ruangan itu, bahkan, Alexander Wermasubun yang saat itu ikut juga di lantik mendatanginya untuk mengamankan S, hanya saja, pejabat itu berteriak kembali.

"Coba yang muka baru penampakkan dulu, mana muka baru tadi, mana muka baru, dapat jabatan tara malu, tong Lia muka malu,"sindirnya.

Hanya saja, aksi S itu tidak lagi berlanjut lantaran MC yang membawa acara itu langsung mengarahkan agar pejabat yang dilantik untuk mempersiapkan diri untuk dilantik. Akibatnya, pejabat S tidak lagi mengamuk.

Pejabat S ketika ditanyai soal sikapnya di saat acara pelantikan mengaku, menyesalkan terdapat pejabat yang tidak bertugas di Morotai, namun tiba-tiba namanya ada saat pelantikan.

"Seharusnya yang dilantik itu pernah di Morotai makanya saya teriak, tadi baru dapa Lia pa dia, Safrudin Manyila, masuk di perikanan, kalau di Lantik tra malu, kalau ba tunju muka malu, hargai orang lagi, masih banyak pejabat di Morotai,"cetusnya

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Morotai Kalbi Rasyid ketika dikonfirmasi terkait masalah itu mengaku tidak mengetahuinya.

"Tadi tra dengar,"akunya

Ditanya kembali soal protes yang dilakukan itu lantaran terdapat pejabat yang tidak mengabdi di Morotai namun tiba tiba diberikan jabatan sebagai Kadis. Dirinya mengaku bahwa itu hal biasa.

"Ketidakpuasan itu manusiawi, dan siapa saja pasti merasakan itu,"jelasnya

Ditanya kembali terkait prosedur ketika pejabat luar yang tidak mengabdi di Morotai tiba-tiba di lantik menjadi Kadis di Morotai itu tidak menyalahi mekanisme. Hingga berita ini dturunkan, Kaban BKD belum memberikan tanggapan.(Ota/red)

Komentar

Loading...